BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Guru mata pelajaran agama untuk sekolah-sekolah di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, masih minim. Padahal, pendidikan agama sangat berperan dalam pembentukan karakter generasi muda bangsa. Jika tidak ada guru mata pelajaran baik itu agama Islam, Kristen dan Hindu Kaharingan, sangat berpotensi masuknya ajaran-ajaran radikal yang akan mempengaruhi pola hidup gotong royong dan toleransi.

"Saya minta kepada Dinas Pendidikan agar segara memperhatikan pendidikan, bukan saja dari fisik sarana dan prasarana, tetapi sumberdaya manusia juga harus, apalagi di SDN 1 Katimpun, Kecamatan Mantangai sampai saat ini belum memiliki guru mata pelajaran agama baik itu, Islam, Kristen dan Hindu Kaharingan," kata Faujiannor, anggota DPRD Kapuas, di Kuala Kapuas, Kamis (15/12/2016).

Kalau masalah ini tidak ditangani, menurut anggota Komis IV DPRD Kapuas ini, sangat memprihatinkan. Apalagi, karena ketidakadaan guru mata pelajaran agama itu, tidak hanya terjadi di SDN 1 Katimpun, tetapi yang lebih parah dari itu, seperti di Kecamatan Mantangai, tepatnya di Desa Lapitan.

"Lebih para lagi di Daerah hulu Kapuas sangat memprihatinkan, baik itu dari bangunan sekolah sudah tidak memadai sekolah di Desa Lapitan tersebut hanya ada 2 ruangan kelas, dan dipakai bergantian oleh 113 murid, diperparah lagi guru agamanya tidak ada dan petugas terkait jarang ke lapangan", ungkap Faujiannor, wakil rakyat dapil III untuk Mantangai.

Ia meminta agar pemerintah daerah Kabupaten Kapuas melalui dinas terkait memperhatikan masalah pendidikan ini, dan juga jangan sampai ada membedakan sekolah yang berstatus swasta dan negeri, atau pun sekolah diperkotaan dan diperdesaan, sehingga pendidikan dapat merata.

"Jangan sampai ada perbedaan anak kandung dan anak tiri,tetapi bagaiman pemerataan pembangunan,baik instalatur jalan,sarana prasaran pendidikan dan kesehatan harus adil dan merta,bukan karena sekolah di desa sehingga tidak dapat perhatian seperti layaknya sekolah di kota,mereka juga bagian dari masyarakat Kabupaten Kapuas," katanya. (DJEMMY NAPOLEON/N).