BORNEONEWS, Banjarmasin - Sebuah bus dilaporkan mengalami kecelakaan tunggal dengan kondisi terbalik dan keluar dari badan jalan di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Mandiangin, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Sabtu malam, 7 Februari 2026. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.28 WITA.
Informasi awal mengenai kecelakaan ini pertama kali diterima dari relawan di lapangan yang menyebutkan adanya bus jenis ELF terbalik di puncak Tahura Mandiangin dan membutuhkan bantuan ambulans untuk evakuasi korban. Lokasi kejadian berada di jalur yang dikenal memiliki medan jalan menanjak dan berkelok.
Berdasarkan laporan sementara, jumlah korban dalam insiden tersebut diperkirakan lebih dari 10 orang. Sejumlah korban mengalami luka-luka dan langsung mendapatkan penanganan awal dari tim relawan yang tiba di lokasi kejadian.
Sejumlah unsur gabungan dikerahkan untuk proses penanganan kecelakaan tersebut, di antaranya PMI, Emergency Banjar Response (EBR), Regaz, BPBD, serta personel Polres Banjar. Beberapa unit ambulans juga dilaporkan melintas menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi.
Dalam proses evakuasi, sedikitnya dua korban sempat dievakuasi menggunakan ambulans Tahura. Selanjutnya, beberapa korban lainnya dibawa menggunakan unit relawan menuju rumah sakit rujukan. Tercatat sebagian korban dibawa ke RS Permata Husada dan RSUD setempat untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.
Informasi dari relawan menyebutkan bahwa ada korban yang mengalami luka cukup serius, termasuk dugaan patah tulang. Hingga sekitar pukul 19.13 WITA, dilaporkan seluruh korban telah berhasil dievakuasi keluar dari kawasan Tahura Mandiangin.
"Seluruh korban sudah dievakuasi oleh beberapa ambulans relawan," ucap Ahmad, relawan setempat.
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi terkait penyebab kecelakaan tersebut. Aparat kepolisian masih melakukan pendataan dan penanganan lanjutan di lokasi kejadian. (SABRIANOOR/j)









