BORNEONEWS, Palangka Raya - Pengelolaan sampah harus dimulai dari tingkat rumah tangga. Karena sehebat apapun program kebersihan yang diciptakan pemerintah, tanpa disertai kesadaran masyarakat untuk membantu program tersebut tentu akan sulit. Selain program kebersihan yang dimiliki pemerintah, peran serta aktif masyarakat untuk mewujudkan Palangka Raya yang bersih dan bebas sampah, sangat diperlukan.
"Bagus lagi kalau volume sampah bisa ditekan masyarakat secara mandiri. Kesadaran inilah yang ingin dibangun pemerintah saat ini," ungkap Abramsyah, Camat Pahandut, Kota Palangka Raya kepada Borneonews, Kamis (15/12/2016).
Ia menanggapi program pengawasan yang dilakukan Pemko Palangka Raya di TPS yang sekarang telah berakhir. Namun berakhirnya pengawasan ini nampaknya diartikan masyarakat sebagai diperbolehkannya kembali membuang sampah pada sembarang waktu.
"Mulailah dengan memilah sampah di rumah masing-masing kemudian membuangnya pada jam yang ditentukan. Tetap lakukan itu walaupun tidak ada yang mengawasi," tegasnya.
Menurut dia, akan lebih bagus jika ada sebagian kecil saja masyarakat yang mampu mengelola sampah dengan baik, terutama dengan memilah sampah yang masih dapat didaur ulang atau dimanfaatkan menjadi barang bernilai. Selama ini, belum terlihat nyata ada rumah tangga yang mampu melakukan pengelolaan sampah menjadi produktif.
"Memang ini sulit dilakukan, sebut saja kalau ada hanya warga yang beraktifitas sebagai pemulung yang memilah-milah sampah bernilai produktif. Itupun dijual ke pengepul sampah. Nah, yang kami maksud adalah rumah tangga yang mampu menghimpun pemilahan sampah, mulai dari sampah organik, non-organik, hingga memisahkan sampah yang masih bisa dimanfaatkan seperti sampah botol, gelas, kemasan plastik, kertas dan kardus yang dapat didaur dan bernilai ekonomis," pungkasnya.
Dijelaskannya, cara tersebut semestinya bisa dilakukan sejak dari tempat sampah rumah tangga, sudah memilah dan menempatkannya di tempat sampah khusus. Memang disadari kata dia, cara itu dapat dilakukan, bila ada inovasi dari rumah tangga pada sebuah lingkungan masyarakat.
"Bila ini dapat dilakukan maka multiefeknya sangat baik, terutama akan menjaga lingkungan masyarakat menjadi bersih," tandasnya. (TESTI PRISCILLA/N).








