BORNEONEWS, Kasongan – Masyarakat Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan mendadak gempar. Seorang wanita dewasa berinisial NY (40) ditemukan tewas dengan tubuh berlumuran darah di kediamannya, pada Sabtu siang, 7 Februari 2026.
Kapolsek Katingan Hilir Ipda Harry Meliantara memgatakan, peristiwa memilukan ini pertama kali diketahui sekitar pukul 12.30 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat anak kandung korban, Tri, bersama sepupunya Amur, datang ke rumah untuk menjemput korban.
Setelah mengetuk pintu berkali-kali tanpa jawaban, mereka curiga karena mendengar suara bising mesin dari dalam rumah yang menyerupai suara gerinda. Merasa ada yang tidak beres, Tri bergegas memeriksa pintu belakang dan berhasil membukanya.
Setelah masuk ke dalam rumah dan memeriksa ruangan, Tri menemukan ibunya sudah tergeletak tak bernyawa di lantai kamar depan dalam kondisi bersimbah darah.
Melihat kondisi sang ibu, Tri langsung berlari keluar rumah sambil berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. Seorang warga bernama Sakil yang mendengar teriakan tersebut segera menuju lokasi kejadian.
Di dalam rumah, Sakil menemukan sebuah mesin Serkel Mining masih dalam keadaan menyala di dekat korban. Ia pun langsung mematikan mesin tersebut untuk mengamankan lokasi sebelum pihak kepolisian tiba.
Personel piket Polsek Katingan Hilir segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) sesaat setelah menerima laporan untuk melakukan pengamanan dan mengumpulkan keterangan dari para saksi, termasuk suami korban, Andi Saputra, serta anak dan keponakan korban yang pertama kali menemukan jasad tersebut.
Hingga saat ini, pihak keluarga masih menunggu kedatangan kerabat lainnya sebelum proses pemakaman dilaksanakan. Pihak berwajib masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kematian korban dan hubungannya dengan mesin pemotong yang ditemukan menyala di lokasi.
Sementara dari informasi yang berkembang diduga IRT tersebut meninggal karena bunuh diri. (ABDUL GOFUR/H)









