PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya dari Komisi I Rusdiansyah menyoroti program Satu Rekening Satu Pelajar sebagai langkah strategis untuk membiasakan pengelolaan keuangan sejak dini di kalangan siswa.

Program ini dianggapnya, penting untuk membangun dasar pemahaman keuangan yang baik bagi generasi muda kota Palangka Raya.

"Satu rekening satu pelajar. Ini menyasar seluruh siswa SD dan SMP di wilayah Kota Palangka Raya," jelas Rusdiansyah, Minggu, 8 Februari 2026.

Menurutnya, keberadaan rekening bagi pelajar bukan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan transaksi sehari-hari.

Program ini berfungsi sebagai sarana awal membangun literasi keuangan, melalui pengenalan cara menyimpan uang dan memahami layanan keuangan formal secara sederhana.

Rusdiansyah menjelaskan, program ini menjadi bagian dari pembahasan terkait upaya mendorong masyarakat agar lebih akrab dengan kebiasaan menabung.

Pendekatan yang digunakan adalah memulai dari dua lingkungan utama yang paling berpengaruh dalam perkembangan anak, yaitu lingkungan sekolah dan keluarga.

Langkah ini diharapkannya dapat mengubah paradigma masyarakat tentang pentingnya literasi keuangan, yang tidak hanya menjadi kebutuhan bagi orang dewasa tetapi juga perlu ditanamkan sejak masa pendidikan dasar.

Dengan memiliki rekening sendiri, pelajar diharapkan dapat belajar untuk mengelola uang saku atau hadiah yang mereka terima dengan lebih baik.

"Kami berharap program dapat berjalan secara optimal dengan dukungan penuh dari semua pihak, termasuk sekolah, orang tua, dan lembaga keuangan yang terlibat. Serta mengingatkan bahwa kesuksesan program tidak hanya dilihat dari jumlah rekening yang dibuat, tetapi juga dari peningkatan pemahaman dan kesadaran keuangan pada diri setiap pelajar," pungkasnya. (MARINI/R)