BORNEONEWS, Sampit – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengkampanyekan pola hidup sehat hingga ke tingkat kecamatan dan desa dengan mengajak masyarakat membiasakan aktivitas fisik sederhana, salah satunya melalui kegiatan jalan kaki.
Ajakan tersebut disampaikan Halikinnor saat mengikuti jalan sehat dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kabupaten Kotim yang digelar di Kelurahan Kota Besi Hilir, Kecamatan Kota Besi, Minggu, 8 Februari 2026.
“Jalan sehat merupakan ajakan nyata kepada masyarakat untuk membudayakan pola hidup sehat melalui aktivitas fisik yang sederhana, mudah dilakukan, tetapi manfaatnya besar,” kata Halikinnor.
Kegiatan ini dirangkai dengan aksi sosial serta peluncuran kelotok susur Sungai Pulau Hanibung. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, dengan peserta berasal dari berbagai kalangan usia, tidak hanya warga Kecamatan Kota Besi, tetapi juga dari wilayah sekitar.
Panitia menyiapkan dua rute berbeda sesuai kategori usia peserta. Untuk kelompok usia 7 hingga 40 tahun, rute dimulai dari Gudang Rotan Haji Dahlan di Jalan Penogoro, melewati Gang Al Kodri dan Jalan Tengku Gembo hingga perbatasan Kecamatan Baamang dan Kota Besi.
Sementara bagi peserta berusia 41 tahun ke atas, disediakan rute lebih pendek yang tetap dimulai dari Gudang Rotan Haji Dahlan, dilanjutkan melalui Gang Al Iman dan Jalan Tengku Gembo menuju titik akhir yang sama.
Halikinnor menegaskan, kampanye kesehatan sengaja digelar hingga ke wilayah desa agar pesan hidup sehat tidak hanya terpusat di perkotaan, tetapi benar-benar menyentuh kehidupan masyarakat di pelosok.
Menurutnya, kesehatan merupakan modal utama pembangunan daerah yang berkelanjutan dan inklusif.
“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, sekaligus menumbuhkan kesadaran hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Selain jalan sehat, Pemerintah Kabupaten Kotim juga menghadirkan berbagai layanan sosial, di antaranya sunatan massal dan pemeriksaan kesehatan gratis. Program tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan kesehatan yang mudah dijangkau oleh masyarakat.









