PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya bersiap membawa ratusan usulan pembangunan ke tingkat kota setelah merampungkan rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kecamatan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Palangka Raya, Fauzi Rahman, mengungkapkan sebanyak 200 usulan telah terhimpun sebagai aspirasi langsung dari masyarakat di wilayah setempat.

"Kumpulan usulan tersebut merupakan hasil kristalisasi aspirasi dari lima kecamatan," katanya, Senin, 9 Februari 2026.

Setiap kecamatan telah memetakan kebutuhan mendesak di wilayahnya masing-masing, mulai dari perbaikan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan kesehatan, hingga penguatan sektor pendidikan dan ekonomi yang menjadi tumpuan warga.

"Langkah selanjutnya, 200 usulan ini akan dibawa ke dalam Forum Perangkat Daerah atau forum pemerintah kota," jelasnya.

Tahapan ini menjadi wadah sinkronisasi antara keinginan masyarakat di tingkat bawah dengan rencana strategis pembangunan kota yang lebih luas guna memastikan arah pembangunan tetap tepat sasaran.

Fauzi menjelaskan bahwa tidak semua usulan tersebut dapat langsung direalisasikan secara bersamaan.

Pihaknya akan melakukan proses pengerucutan melalui mekanisme skoring untuk menentukan skala prioritas.

"Hal ini dilakukan agar program yang benar-benar mendesak dan memiliki dampak luas bagi masyarakat dapat didahulukan dalam pelaksanaannya," ungkapnya.

Selain faktor urgensi, penyesuaian anggaran menjadi variabel penentu utama dalam seleksi usulan ini.

Pemko harus memastikan bahwa setiap usulan yang lolos seleksi selaras dengan kemampuan keuangan daerah.

Proses kurasi yang ketat ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara ekspektasi publik dan realitas fiskal yang tersedia di kas daerah.

Melalui proses perencanaan yang terukur ini, pemerintah berharap hasil Musrenbang tahun ini dapat melahirkan kebijakan yang berkualitas. (HENDRI/j)