PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kota Palangka Raya terus berkomitmen memperkuat penyebaran informasi dan literasi digital hingga ke tingkat akar rumput.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan mengoptimalkan pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di berbagai wilayah kelurahan.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Diskominfo Kota Palangka Raya, Hendra Surya, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya telah berhasil membentuk sebanyak 36 KIM.

Puluhan kelompok tersebut tersebar secara merata di 18 kelurahan yang mencakup 5 kecamatan di seluruh wilayah Kota Palangka Raya.

Hendra menjelaskan pembentukan KIM ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya menciptakan mitra dialog yang strategis antara pemerintah dan masyarakat.

"Kehadiran KIM diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi agar program-program pembangunan dapat dipahami dengan baik oleh warga di tingkat lokal," katanya, Senin, 9 Februari 2026.

Selain sebagai penyebar informasi, KIM juga memegang peranan krusial sebagai penggerak literasi digital. Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, kelompok ini bertugas mengedukasi masyarakat agar lebih bijak dan cerdas dalam memilah berita, sekaligus menangkal penyebaran hoaks yang merugikan.

Pemerintah Kota Palangka Raya juga memposisikan KIM sebagai wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat. Dengan adanya jalur komunikasi yang dua arah, pemerintah dapat lebih cepat merespons kebutuhan warga, sehingga partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan kota dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan.

Sebagai langkah tindak lanjut, Diskominfo akan rutin memberikan pembinaan melalui berbagai pelatihan dan pendampingan teknis bagi para pengurus KIM.

Upaya ini dilakukan agar setiap kelompok memiliki kompetensi yang mumpuni dalam mengelola informasi dan menjalankan fungsinya sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. (HENDRI/y)