NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Bazar Lamandau 2026 sukses digelar dengan suasana meriah meskipun tidak mendapatkan dukungan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 7 hingga 14 Februari 2026 ini menjadi bukti konkret bahwa perputaran ekonomi masyarakat tetap dapat berjalan dengan baik melalui skema pendanaan mandiri serta kerja sama erat dengan para sponsor dan pihak swasta.

Penyelenggaraan bazar ini bertepatan dengan penerapan kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah daerah. Meskipun demikian, Pemerintah Kabupaten Lamandau mengambil langkah tepat dengan tetap membuka ruang ekonomi bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), guna memastikan roda ekonomi lokal tidak terhenti.

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menegaskan bahwa keterbatasan anggaran daerah bukanlah alasan untuk menghentikan aktivitas ekonomi dan kreativitas masyarakat. Menurutnya, kemajuan ekonomi daerah tidak sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah, melainkan pada kemampuan bersama untuk berinovasi dan bekerja sama.

"Kami ingin memastikan UMKM tetap bergerak. Meski tanpa APBD, kegiatan seperti bazar ini bisa berjalan dengan mengandalkan kolaborasi dan semangat kemandirian. Yang terpenting, ekonomi rakyat tetap hidup," ujar Rizky Aditya Putra dalam sambutannya pada Minggu malam, 8 Febuari 2026

Selain itu, Rizky juga menekankan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong perkembangan ruang-ruang ekonomi kreatif. Tujuannya adalah agar masyarakat tetap memiliki wadah yang tepat untuk berusaha, berkreasi, serta berinteraksi satu sama lain, meskipun kondisi fiskal daerah saat ini sedang dalam masa penyesuaian.

Antusiasme masyarakat terhadap acara ini tercermin dari partisipasi ratusan pelaku usaha lokal. Beragam penawaran mulai dari kuliner khas daerah, produk kreatif hasil olahan tangan, hingga area bermain anak yang nyaman menjadikan bazar ini daya tarik khusus bagi keluarga yang ingin menghabiskan waktu bersama.

Suasana bazar semakin meriah dan semarak di malam hari dengan berbagai hiburan musik yang disuguhkan. Salah satu penampilan yang paling dinantikan adalah penampilan DJ Omo Kucrut, yang berhasil menghadirkan hiburan rakyat yang menyenangkan sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di antara para pengunjung. Secara keseluruhan, Bazar Lamandau 2026 membuktikan bahwa inovasi, kolaborasi, dan kemandirian mampu menjaga pergerakan ekonomi daerah, sehingga model penyelenggaraannya dinilai layak dijadikan bahan evaluasi untuk pengembangan event ekonomi rakyat di masa mendatang. (NATALIA KRISTIN/H)