BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palangka Raya, Khemal Nasery, menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya yang akan memusatkan kegiatan Pasar Ramadan tahun ini di Pasar Datah Manuah.
Langkah ini dipandangnya, sebagai langkah strategis untuk menghidupkan kembali potensi ekonomi pasar tersebut bagi masyarakat lokal. Menurut Khemal Nasery, pemilihan lokasi Pasar Datah Manuah sebagai pusat Pasar Ramadan 2026 sangat tepat sasaran.
"Kita melihat bahwa upaya ini tidak hanya akan meningkatkan aktivitas perdagangan selama bulan suci Ramadan, tetapi juga berpotensi menjadikan pasar ini sebagai pusat ekonomi baru yang dapat memberi manfaat berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat," jelasnya, Senin, 9 Februari 2026.
Ia menilai, pemusatan Pasar Ramadan di satu lokasi akan memudahkan pengaturan pedagang, pengawasan harga, serta kenyamanan pengunjung. Selain itu, dampak ekonomi yang tercipta diyakini akan lebih terasa, terutama bagi pedagang kecil yang menggantungkan pendapatan dari momen musiman seperti Ramadan.
Khemal juga mendorong Pemko Palangka Raya untuk memastikan kesiapan infrastruktur pendukung, mulai dari penataan lapak, kebersihan, keamanan, hingga pengaturan arus lalu lintas di sekitar kawasan pasar. Hal ini penting agar kegiatan berjalan tertib dan memberikan pengalaman belanja yang nyaman bagi masyarakat.
“Momentum Ramadan selalu menjadi penggerak ekonomi rakyat. Karena itu, kita berharap penataan dilakukan dengan baik sehingga Pasar Ramadan di Datah Manuah benar-benar menjadi pusat perputaran ekonomi yang berdampak luas,” tambahnya. (MARINI/H)









