BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery menegaskan bahwa pengembangan program Bank Sampah Keren tidak hanya fokus pada penyelesaian persoalan lingkungan, tetapi juga memiliki tujuan strategis untuk membangun kebiasaan finansial yang baik di tengah masyarakat.
"Kita tidak hanya menangani masalah sampah secara permukaan, tetapi lebih jauh dari itu, kita ingin membangun kesadaran dan kebiasaan finansial secara bertahap bagi setiap warga," ujar Khemal, Senin, 9 Februari 2026.
Pendekatan yang menggabungkan pengelolaan sampah dengan program tabungan memberikan kesempatan emas bagi masyarakat untuk belajar mengelola aset sekaligus berkontribusi pada kebersihan lingkungan.
Konsep utama Bank Sampah Keren yang mengkonversikan nilai sampah menjadi tabungan emas melalui Pegadaian dinilai sebagai langkah cerdas untuk menarik minat masyarakat.
Setiap kilogram sampah yang terkumpul memiliki nilai sekitar Rp1.000 yang langsung dapat diubah menjadi bagian dari tabungan emas, membuat aktivitas pengelolaan sampah menjadi lebih bermanfaat secara ekonomi.
"Tujuan akhirnya, akses masyarakat untuk menabung semakin luas, dan perekonomian warga bisa bertumbuh dengan lebih baik," jelas Khemal.
Dia menambahkan bahwa, dengan membuka akses tabungan yang mudah dan praktis melalui aktivitas yang sudah bisa dilakukan sehari-hari, diharapkan tingkat literasi keuangan di Palangka Raya akan meningkat secara signifikan.
DPRD Palangka Raya siap memberikan dukungan penuh untuk pengembangan program ini, termasuk dalam hal pengawasan dan penyempurnaan kebijakan terkait.
Pihaknya akan terus memantau pelaksanaan program agar dapat menjawab harapan masyarakat dan memberikan manfaat yang optimal bagi lingkungan serta ekonomi lokal.
"Langkah selanjutnya harus aada melakukan sosialisasi yang masif ke seluruh lapisan masyarakat agar pemahaman tentang manfaat Bank Sampah Keren semakin luas. Selain itu, juga dilakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk menyediakan fasilitas dan infrastruktur yang memadai, guna memastikan program berjalan lancar dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan," pungkasnya. (MARINI/R)









