BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Harga futures minyak kedelai India ditutup menguat dalam dua sesi berturut-turut, Kamis (15/12), seiring dengan menguatnya harga minyak sawit Malaysia.
Selain itu, peningkatan harga minyak kedelai India, yang merupakan komoditas pesaing minyak sawit, juga merespons positif pergerakan naik di pasar komoditas mancanegara, kata pelaku pasar yang dikutip Reuters.
Harga futures minyak sawit Malaysia menembus level tertinggi dalam 4,5 tahun, dan membukukan penguatan dalam tiga sesi berurutan, berkat melemahnya ringgit Malaysia terhadap dolar AS dan ketatnya pasokan ke pasar.
Sementara harga kontrak minyak kedelai untuk kontrak Januari, BOv1, dalam perdagangan di CBOT ditutup naik 0,3 persen. Sedangkan minyak kedelai untuk kontrak Mei di Dalian Commodity Exchange DBYcv1 menguat 0,5 persen.
Untuk kontrak minyak kedelai pada Januari, NSOF7, di National Commodity & Derivatives Exchange Ltd (NCDEX), menguat 0,5 persen menjadi 727,40 rupee ($10,72) per 10 kg hingga pukul 13.10 GMT. (NEDELYA/m)








