BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Mata uang dolar banyak mempengaruhi pergerakan harga komoditas, seperti minyak mentah atau minyak sawit dan minyak nabati lainnya. Begitu dolar bergejolak, harga komoditas dunia pun terkena dampaknya.
Minyak sawit yang berdenominasi ringgit Malaysia juga tak luput dari pengaruh pergerakan nilai tukar dolar AS. Dalam tiga sesi terakhir, harga minyak sawit dan minyak kedelai bergerak menguat menyusul melemahnya ringgit Malaysia terhadap dolar AS.
Bahkan harga futures minyak sawit Malaysia, menurut catatan Reuters, mampu menyentuh level tertinggi dalam 4,5 tahun pada perdagangan Kamis (15/12). Laju penguatan harga minyak sawit itu didorong oleh melemahnya ringgit dan ketatnya pasokan ke pasar. Tren penguatan juga dialami harga futures minyak kedelai, setelah sempat menyentuh level technical support, Kamis.
Sementara harga minyak mentah dunia bergerak dalam kisaran sempit dalam perdagangan Kamis setelah sempat menyentuh level terendah dalam sepekan di tengah kondisi pasar yang volatile. Namun, menguatnya dolar AS tidak mampu menekan harga minyak mentah di bawah level technical support berkat komitmen OPEC untuk memangkas produksi mulai Januari mendatang.
Dolar AS menembus level tertinggi dalam 14 tahun, melanjutkan penguatan dari sesi sebelumnya ketika Federal Reserve memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan dan mensinyalkan untuk semakin aktif menaikkan suku bunga acuan pada tahun berikutnya.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama dunia, menyentuh level tertinggi 14 tahun di 103,320, karena meningkatnya ekspektasi untuk lebih banyak kenaikan suku bunga pada tahun depan. Indeks dolar naik 1,28 persen menjadi 103,060 pada akhir perdagangan.
Di sisi ekonomi, Indeks Harga Konsumen untuk semua konsumen perkotaan AS meningkat 0,2 persen pada November, setara dengan konsensus pasar.
Pada akhir perdagangan New York, euro jatuh menjadi 1,0415 dolar dari 1,0578 dolar di sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris turun menjadi 1,2423 dolar dari 1,2616 dolar di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun tipis menjadi 0,7354 dolar dari 0,7451 dolar.
Dolar AS dibeli di level 118,13 yen Jepang, lebih tinggi dari 116,20 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 1,0313 franc Swiss dari 1,0172 franc Swiss, dan naik ke 1,3358 dolar Kanada dari 1,3239 dolar Kanada. (NEDELYA RAMADHANI/m)








