JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memperkuat kolaborasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kairo, Mesir, guna mengoptimalkan penyaluran bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina di Gaza, sekaligus memperkuat dukungan terhadap mahasiswa Indonesia di Mesir menjelang Ramadan 1447 Hijriah.

Ketua Baznas RI Noor Achmad mengatakan, sinergi tersebut dibahas dalam pertemuan bersama Duta Besar RI untuk Mesir di Kairo, Minggu (8/2/2026).

“Menjelang Ramadhan, Baznas RI melakukan koordinasi dengan KBRI Kairo terkait penyaluran bantuan kemanusiaan Indonesia untuk rakyat Palestina yang terdampak konflik di Gaza,” ujar Noor dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026.

Dalam pertemuan itu, Baznas dan KBRI Kairo membahas mekanisme penyaluran bantuan melalui mitra organisasi kemanusiaan yang berada di Mesir. Selain bantuan kemanusiaan untuk Gaza, pembahasan juga mencakup bantuan tunai bagi warga Gaza, program Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) untuk 503 mahasiswa Indonesia, serta rencana pembentukan direktorat khusus yang menangani urusan mahasiswa Indonesia di Mesir.

Noor menyebutkan, langkah tersebut penting mengingat jumlah mahasiswa Indonesia di Mesir saat ini telah melampaui 15.000 orang. Ia juga menekankan perlunya pengaktifan kembali Sekretariat BCB serta menggulirkan gagasan pendirian Rumah Sehat Baznas (RSB) di Mesir untuk mendukung kebutuhan kesehatan mahasiswa.

Sementara itu, Duta Besar RI untuk Mesir Kuncoro Giri Waseso mengapresiasi peran dan kontribusi Baznas dalam membantu warga Palestina dan mahasiswa Indonesia. Ia juga menyoroti dukungan Baznas berupa dua unit bus untuk layanan Seat In Coach (SIC) yang menunjang mobilitas mahasiswa.

Kuncoro menambahkan, dalam waktu dekat Direktorat Timur Tengah Kementerian Luar Negeri RI akan mengundang Baznas ke Bogor untuk melakukan pemetaan dan koordinasi lanjutan terkait penyaluran bantuan ke Gaza.

“Pintu Rafah mulai dibuka, sehingga diharapkan bantuan kemanusiaan dapat masuk ke Gaza dengan lebih lancar,” ujarnya.

ANTARA