JAKARTA –

BORNEONEWS, Bandung – Seorang pelajar berusia 17 tahun dilaporkan tewas setelah terjun dari Flyover Pasupati atau Jalan Layang Prof. Mochtar Kusumaatmadja, Kota Bandung, Selasa, 10 Februari 2026. Peristiwa tersebut kini masih dalam penanganan aparat kepolisian.

Kapolsek Bandung Wetan AKP Bagus Yudo mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 09.30 WIB. Korban diketahui berinisial MR, berjenis kelamin laki-laki, dan berasal dari Kota Cimahi.

“Identitas korban masih kami dalami. Yang bersangkutan berstatus pelajar, usia 17 tahun,” ujar Bagus saat dikonfirmasi.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban sempat menghentikan sepeda motor di atas flyover sebelum terjatuh ke bawah. Sejumlah orang disebut sempat mencoba mendekat, namun kejadian berlangsung cepat.

Menurut kepolisian, ketinggian flyover di lokasi kejadian diperkirakan sekitar 40 meter. Hingga kini, penyebab pasti dan latar belakang peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan.

“Kami masih mendalami motif kejadian, termasuk akan meminta keterangan dari pihak keluarga,” kata Bagus.

Polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang milik korban, termasuk telepon genggam, untuk mencari kemungkinan adanya informasi atau petunjuk yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

“Kami cek apakah ada pesan terakhir atau hal lain yang bisa membantu proses penyelidikan, baik dari ponsel korban maupun keterangan keluarga dan rekan-rekannya,” tambahnya.

Jenazah korban telah dievakuasi oleh PMI Kota Bandung dan dibawa ke RS Sartika Asih untuk penanganan lebih lanjut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar saling peduli terhadap kondisi psikologis di lingkungan sekitar dan tidak ragu mencari bantuan profesional atau berbicara dengan keluarga serta orang terdekat apabila menghadapi tekanan berat.

ANTARA