BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar kegiatan bersih sungai di Daerah Aliran Sungai (DAS) Arut, Kelurahan Raja, Selasa, 10 Februari 20206.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasatpolairud Polres Kobar, Iptu Abri Badda, sebagai bentuk komitmen menjaga kebersihan lingkungan sekaligus melestarikan ekosistem perairan di wilayah hukum Polres Kobar.
Dalam kegiatan itu, para personel membersihkan sampah di bantaran dan aliran sungai, khususnya sampah plastik, limbah rumah tangga, serta berbagai material lain yang berpotensi mencemari perairan. Pembersihan difokuskan di sekitar dermaga dan jalur sungai yang kerap menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Iptu Abri Badda mengatakan, aksi bersih sungai tersebut tidak hanya bertujuan menjaga estetika lingkungan, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk meminimalisasi potensi banjir, terutama di kawasan Sungai Arut yang padat permukiman.
“Kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk mengurangi risiko banjir serta menjaga kualitas lingkungan perairan, khususnya di wilayah Sungai Arut,” ujarnya.
Ia menjelaskan, aliran sungai yang bersih sangat penting untuk mendukung kehidupan berbagai spesies air, serta mencegah penyumbatan dan pencemaran yang dapat merugikan masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Polres Kobar dalam mencegah munculnya penyakit akibat lingkungan yang kotor, menjaga kelestarian ekosistem dan keanekaragaman hayati, serta memastikan ketersediaan sumber air bersih bagi warga sekitar.
Menurutnya, sungai yang terjaga kebersihannya juga berpotensi membuka peluang wisata dan pengembangan ekonomi baru bagi masyarakat, karena lingkungan yang bersih dan tertata akan menarik minat pengunjung.
Melalui kegiatan tersebut, kehadiran personel Satpolairud di tengah masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kesadaran warga, akan pentingnya menjaga kebersihan sungai.
"Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai, demi menjaga kelestarian ekosistem perairan dan mencegah terjadinya bencana lingkungan," ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan aman, lancar, dan kondusif tanpa kendala berarti di lapangan. (DANANG/y)









