PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau memastikan Pasar Ramadan tahun ini akan digelar di halaman Masjid Agung Pulang Pisau. Kebijakan tersebut diambil setelah hasil rapat koordinasi dan peninjauan langsung lokasi oleh jajaran Pemkab, sebagai upaya menghadirkan pusat kuliner Ramadan yang lebih nyaman dan terpusat bagi masyarakat. Rabu, 11 Febuari 2026. 

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Supriyadi, menyampaikan bahwa pihaknya melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan kesiapan lokasi pasar.

“Biasanya Pasar Ramadan dibuka di Pasar Patanak, namun tahun ini akan dilaksanakan di halaman Masjid Agung,” ujar Supriyadi.

Ia menjelaskan, Pasar Ramadan dijadwalkan resmi dibuka pada 18 Februari 2026 pukul 15.00 WIB, dan akan berlangsung selama satu bulan penuh, mulai sore hari hingga malam.

Menurut Supriyadi, pemindahan lokasi ini menjadi momen bersejarah karena selama lebih dari 23 tahun penyelenggaraan Pasar Ramadan, baru kali ini dipusatkan di Masjid Agung.

“Mudah-mudahan apa yang disampaikan Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa'i bisa kami aplikasikan dengan baik di lapangan. Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pulang Pisau untuk berbelanja di Pasar Ramadan ini,” ungkapnya.

Tak hanya menghadirkan aneka kuliner berbuka puasa, Pemkab juga menyiapkan kupon berhadiah bagi pengunjung maupun pedagang sebagai bentuk apresiasi dan upaya meningkatkan antusiasme masyarakat.

Supriyadi juga mengimbau para pedagang untuk menyajikan menu-menu terbaik khas Ramadan agar seluruh kebutuhan berbuka puasa dapat terpusat di lokasi tersebut.

“Kami harapkan makanan yang dijual benar-benar menarik dan enak, sehingga masyarakat tidak perlu lagi mencari di luar. Semua ada di sini,” tambahnya.

Selain aktivitas jual beli, Pasar Ramadan Masjid Agung juga akan diramaikan dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat, yang dilaksanakan setelah salat tarawih.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan dan sosial, untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan ini.

“Mari kita ramaikan dan dukung Pasar Ramadan ini sebagai wadah kebersamaan umat selama bulan suci,” tutup Supriyadi. (RETHA/H)