PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Di tengah geliat modernisasi, keberadaan tukang becak sebagai moda transportasi tradisional tetap relevan, khususnya di kawasan Pasar Besar Palangka Raya.

Anggota DPRD Palangka Raya, Tantawi Jauhari, kembali menyerukan kepada masyarakat untuk memanfaatkan jasa tukang becak, terutama saat berbelanja kebutuhan Ramadan maupun hari besar lainnya.

Tantawi Jauhari menekankan bahwa penggunaan jasa tukang becak bukan hanya sekadar mempermudah membawa barang belanjaan, tetapi juga bentuk dukungan nyata terhadap ekonomi warga lokal. Ia mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keberadaan tukang becak yang seringkali menjadi tulang punggung keluarga.

"Tukang becak ini bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Mari kita bantu mereka dengan menggunakan jasa mereka saat belanja, apalagi saat Ramadan dan hari besar lainnya," ujar Tantawi Jauhari, Rabu 12 Februari 2026.

Lebih lanjut, Tantawi Jauhari menjelaskan bahwa pada momen-momen spesial seperti Ramadan dan hari besar, aktivitas perbelanjaan di pasar tradisional meningkat signifikan. Kondisi ini menjadi peluang bagi tukang becak untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak ragu menggunakan jasa mereka.

"Saat Ramadan dan hari besar, pasar pasti ramai. Manfaatkan jasa tukang becak untuk membawa belanjaan, apalagi kalau banyak dan berat," imbuhnya.

Tantawi Jauhari juga berharap agar pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih kepada tukang becak, misalnya dengan memberikan pelatihan atau bantuan modal. Ia juga mengimbau agar tarif becak disesuaikan dengan kondisi ekonomi saat ini, sehingga memberikan keuntungan yang adil bagi kedua belah pihak.

"Dengan memberdayakan tukang becak, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan mereka dan melestarikan keberadaan moda transportasi tradisional ini," tambahnya.

Tantawi Jauhari mengajak seluruh masyarakat Palangka Raya untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai gotong royong dan saling membantu sesama, demi terciptanya masyarakat yang adil dan sejahtera. (MARINI/H)