BORNEONEWS, Banjarmasin - Kebakaran terjadi di Desa Tabudarat Hilir, RT 006/RW 003, Kecamatan Labuan Amas Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Rabu dini hari, 11 Februari 2026 sekitar pukul 00.35 WITA. Peristiwa tersebut menghanguskan tiga buah rumah kayu milik warga.
Berdasarkan laporan Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kabupaten Hulu Sungai Tengah, api menyebabkan dua rumah terbakar hingga 100 persen dan satu rumah mengalami kerusakan sekitar 3 persen.
Penyebab kebakaran hingga saat ini masih dalam penyelidikan dan belum dapat dipastikan. Warga terdampak yakni Rahmanudin dengan 1 kepala keluarga (4 jiwa) yang rumahnya terbakar 100 persen.
Kemudian Siti Mariam dengan 1 kepala keluarga (1 jiwa) juga mengalami kerusakan 100 persen. Sementara Damayanti dengan 2 kepala keluarga (8 jiwa) terdampak sebagian dengan tingkat kerusakan sekitar 3 persen.
Meski kerugian material cukup besar, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa.
"Seluruh penghuni rumah dilaporkan berhasil menyelamatkan diri saat api mulai membesar," ucap Amrullah, relawan setempat.
Sejumlah unsur terlibat dalam penanganan kejadian ini, di antaranya TAGANA, BPBD, aparat desa, serta masyarakat sekitar yang turut membantu proses penanganan di lokasi kejadian. Sinergi cepat tersebut membantu mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
TAGANA Kabupaten Hulu Sungai Tengah langsung melakukan pendataan terhadap korban terdampak guna memastikan kebutuhan dasar mereka dapat segera ditindaklanjuti.
Selain itu, kondisi administrasi kependudukan (adminduk) para korban dilaporkan dalam keadaan aman.
Hingga saat ini pihak terkait masih melakukan pemantauan dan koordinasi lanjutan untuk penanganan pascakebakaran serta bantuan bagi warga terdampak. (SABRIANOOR/R)









