KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Peristiwa pencurian yang terjadi di kawasan Jalan Trans Kalimantan Km 20, Anjir Muara, Barito Kuala, Selasa pagi, 10 Februari 2026 mengakibatkan korban mengalami kerugian materi cukup besar. Total kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp100 juta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diduga merupakan pasangan suami istri (pasutri) yang mengaku Habib dan sebelumnya sempat mampir ke rumah korban dengan alasan berteduh saat hujan dan menumpang salat.

Kedatangan keduanya sempat diterima dengan baik oleh korban karena tidak menaruh curiga.

Tetangga korban, Nurafifah, menyampaikan bahwa uang tunai yang hilang diperkirakan sekitar Rp6 juta. Selain itu, sejumlah perhiasan emas dan berlian milik korban juga dilaporkan raib dengan taksiran nilai sekitar Rp100 juta.

“Setelah dicek, emas dan berlian juga hilang. Jadi totalnya memang besar sekali,” ujar Nurafifah saat dikonfirmasi.

Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut bukan akibat hipnotis. Menurutnya korban dalam kondisi sadar sepenuhnya dan bahkan sempat merasa curiga dengan gerak-gerik tamu tersebut sebelum akhirnya menyadari telah menjadi korban pencurian.

Nurafifah juga menyebutkan tidak ada warga sekitar yang mengenal pelaku. “Sepertinya bukan orang sekitar sini, karena tidak ada yang kenal,” katanya.

Ia menambahkan, korban sempat berusaha mempertahankan tas pelaku saat hendak kabur. Bahkan kendaraan yang digunakan pelaku sempat terjatuh sebelum akhirnya mereka berhasil melarikan diri.

Saat kejadian berlangsung, kondisi cuaca tengah gerimis dan suasana relatif sepi sehingga tidak banyak warga yang mengetahui peristiwa tersebut secara langsung.

Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian dan sudah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada hari yang sama. Warga berharap pelaku segera tertangkap dan kejadian serupa tidak kembali terulang. (SABRIANOOR)