BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Tumpahan solar dilaporkan terjadi di ruas Jalan Trans Kalimantan, jalur Kapuas menuju Banjarmasin, Selasa malam, 10 Februari 2026.
Kondisi jalan yang basah akibat hujan diperparah dengan adanya solar di badan jalan, sehingga membahayakan pengendara yang melintas.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, tumpahan solar diduga membentang cukup panjang, mulai dari sekitar Pal 13 hingga Pal 15.
Bahkan laporan warga menyebutkan ceceran bahan bakar itu terlihat hingga kawasan Handil Barunai dan depan Handil Ulis.
Salah seorang relawan, Yudi menyampaikan bahwa ia menerima informasi dari pengendara yang sempat melintas di lokasi dan merasakan langsung kondisi jalan yang licin.
“Mulai Pal 13 tadi sudah terasa ban kendaraan seperti amblas-amblas. Pas di Pal 15 ada yang terjatuh,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa di kawasan Handil Ulis sudah dua kali terjadi insiden serupa akibat jalan licin. Menurutnya, banyak pengendara yang tidak menyadari adanya tumpahan solar sehingga saat melakukan pengereman, kendaraan langsung tergelincir.
“Kayaknya banyak sekali tumpahannya. Karena kondisi jalan basah ditambah solar, jadi makin licin. Tadi di depan Handil Ulis juga ada orang jatuh,” tambahnya.
Jalan tersebut merupakan jalur utama penghubung Kapuas–Banjar hingga Banjarmasin yang cukup padat dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Kondisi tentu meningkatkan risiko kecelakaan jika tidak segera ditangani. (SABRIANOOR/R)









