BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemkab Kotawaringin Barat (Kobar) meningkatkan dukungan anggaran untuk pembinaan olahraga menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah 2026.
Jika pada 2025 Kobar menerima anggaran sebesar Rp5 miliar, maka pada 2026 anggaran yang dialokasikan mencapai Rp14 miliar, seiring status Kobar sebagai tuan rumah Porprov.
Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kobar sekaligus launching Training Center (TC) cabang olahraga, di Pangkalan Bun, dilakukan di Aula Sangga Banua, Kantor Bupati Kobar, Rabu, 11 Februari 2026.
“Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab Pemkab Kobar dalam mendukung pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi di daerah,” jelas Bupati Kobar Nurhidayah.
Bupati mengatakan pemberian hibah daerah kepada KONI bukan sekadar dukungan finansial, melainkan bagian dari kebijakan pembangunan daerah di bidang kepemudaan dan olahraga.
“Pemberian hibah daerah kepada KONI bukan sekadar dukungan finansial, melainkan bagian dari kebijakan pembangunan daerah dalam bidang kepemudaan dan olahraga, yang diarahkan untuk meningkatkan kapasitas, daya saing, dan prestasi atlet Kobar di tingkat provinsi maupun nasional,” jelasnya.
Bupati mengatakan keberhasilan dalam ajang Porprov tidak dapat dicapai secara instan, melainkan melalui proses pembinaan yang sistematis, berjenjang, dan berkelanjutan.
Karena itu, launching Training Center menjadi momentum penting dalam memulai pemusatan latihan yang lebih terarah dan terukur.
“Training Center bukan hanya tempat berlatih secara fisik, tetapi merupakan pusat pembinaan yang mencakup peningkatan kemampuan teknik, taktik, strategi, serta penguatan mental dan karakter atlet,” jelasnya.
Bupati juga menekankan agar dana hibah yang disalurkan melalui NPHD dimanfaatkan secara optimal dan dikelola secara transparan serta akuntabel.
“Saya menegaskan bahwa dana hibah yang disalurkan melalui NPHD ini harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung seluruh program pembinaan dan persiapan Porprov Tahun 2026. Pengelolaan anggaran harus dilakukan secara efektif, efisien, transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” jelas Bupati.
Kepada jajaran KONI, Bupati meminta agar program kerja disusun secara terencana, realistis, dan berbasis target capaian prestasi, serta dilakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap pelaksanaan TC.
Sementara kepada para pelatih dan atlet, Bupati berpesan agar momentum TC dimanfaatkan dengan penuh disiplin dan tanggung jawab.
“Kepada para atlet yang saya banggakan, kesempatan mengikuti Training Center adalah sebuah kehormatan sekaligus amanah. Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Tingkatkan disiplin, jaga kesehatan, patuhi arahan pelatih, serta tanamkan dalam diri tekad yang kuat untuk memberikan prestasi terbaik bagi daerah yang kita cintai,” pungkasnya. (WAHYU KRIDA/R)









