PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengharapkan Kalimantan Tengah tidak hanya menjadi lokasi eksploitasi sumber daya alam, melainkan mampu berkembang sebagai pusat investasi yang memiliki nilai tambah.

Hal itu disampaikan Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarti, dalam rapat pembahasan Raperda tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal dan PTSP bersama Pansus DPRD Kalteng.

Menurut Sunarti, kebijakan investasi perlu bersifat selektif dan berbasis pada kepentingan serta manfaat bagi daerah.

“Kalimantan Tengah diharapkan tidak hanya menjadi lokasi eksploitasi sumber daya alam, melainkan mampu berkembang sebagai pusat investasi yang memiliki nilai tambah,” ujar Sunarti di Palangka Raya, seperti dikutip Borneonews pada Rabu, 11 Februari 2026.

Ia menyampaikan bahwa regulasi daerah ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi pemerintah daerah dan masyarakat.

Penyusunan Raperda tersebut menjadi bagian dari kebijakan daerah dalam merespons perkembangan regulasi nasional di bidang penanaman modal dan perizinan berusaha berbasis risiko. (HERMAWAN DP/R)