BORNEONEWS, Palangka Raya - Bulan Ramadan semakin dekat. Aktivitas perbelanjaan di pasar tradisional diprediksi akan meningkat. Terkait itu, Anggota DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery, mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palangka Raya untuk gencar melakukan penertiban parkir guna mencegah kemacetan saat konsumen berbelanja.
Khemal Nasery menjelaskan bahwa penertiban parkir merupakan salah satu upaya penting untuk menciptakan suasana belanja yang nyaman dan lancar bagi masyarakat. Ia menilai, parkir yang semrawut dapat menyebabkan kemacetan dan mengganggu aktivitas perbelanjaan.
"Menjelang Ramadan ini, aktivitas di pasar pasti meningkat. Penertiban parkir ini penting agar masyarakat bisa belanja dengan nyaman dan tidak terjebak macet," ujar Khemal Nasery, Rabu 12 Februari 2026.
Lebih lanjut, Khemal Nasery mengatakan bahwa penertiban parkir perlu dilakukan secara terpadu dan melibatkan berbagai pihak terkait, seperti kepolisian, Satpol PP, dan pengelola pasar.
Ia juga mendorong agar Dishub dapat menyediakan kantong-kantong parkir alternatif untuk menampung kendaraan pengunjung pasar.
"Penertiban parkir ini harus dilakukan secara terpadu dan melibatkan semua pihak. Dishub juga perlu sediakan kantong parkir alternatif," jelasnya.
Khemal Nasery berharap, dengan adanya penertiban parkir yang efektif, masyarakat dapat berbelanja dengan nyaman dan aman di pasar tradisional.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi aturan parkir yang berlaku dan tidak memarkir kendaraan sembarangan.
"Dengan penertiban parkir yang optimal, diharapkan dapat menciptakan suasana yang kondusif bagi aktivitas perbelanjaan di pasar tradisional selama bulan Ramadan. Hal ini akan berdampak positif pada peningkatan pendapatan pedagang dan pertumbuhan ekonomi daerah," pungkasnya. (MARINI/y)









