BORNEONEWS, Palangka Raya - Upaya pelestarian bahasa daerah di Kalimantan Tengah mendapat penguatan melalui kunjungan Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara ke Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah baru-baru ini. Kunjungan ini diterima langsung oleh Kepala Balai Bahasa, Sukardi Gau beserta jajaran.
Pertemuan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi ajang koordinasi awal dalam merancang program kebahasaan yang akan dijalankan sepanjang 2026.
"Sinergi antara pemerintah daerah dan balai bahasa dipandang penting agar program yang dirancang dapat menjangkau satuan pendidikan dan masyarakat secara lebih luas," kata Sukardi pada Rabu, 11 Februari 2026.
Sejumlah topik utama dibahas dalam pertemuan itu, di antaranya penyusunan silabus muatan lokal bahasa daerah untuk sekolah, penyusunan kamus bahasa daerah sebagai rujukan, serta perencanaan program pelestarian bahasa daerah di tingkat komunitas.
Kedua pihak juga membedah aspek teknis pelaksanaan, termasuk tahapan kegiatan yang perlu dilalui serta keterlibatan para pemangku kepentingan, seperti pendidik, budayawan, penutur asli bahasa daerah, hingga pemerintah daerah setempat.
"Penentuan lini masa pelaksanaan menjadi salah satu fokus pembahasan. Dengan perencanaan waktu yang jelas, diharapkan program dapat berjalan efektif, terukur, serta memiliki capaian yang dapat dievaluasi secara berkala," tambah Sukardi.
Kunjungan ini diharapkan menjadi pembuka kerja sama awal tahun yang produktif. Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah optimistis, kolaborasi yang terbangun sejak awal tahun dapat memperkuat pelaksanaan berbagai program pelindungan dan pengembangan bahasa daerah sepanjang 2026.(TESTI PRISCILLA/j)









