BORNEONEWS, Palangka Raya - Upaya pelestarian ikan Sungai Kahayan terus digencarkan. Anggota DPRD Palangka Raya, Jati Asmoro, mendorong agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat memanfaatkan ikan lokal sebagai salah satu hidangan menu. Langkah ini dinilai efektif untuk mendukung pelestarian ikan khas Sungai Kahayan sekaligus meningkatkan gizi anak-anak.
Jati Asmoro menjelaskan bahwa Sungai Kahayan memiliki beragam jenis ikan lokal yang kaya akan nutrisi dan memiliki cita rasa yang khas. Pemanfaatan ikan lokal dalam program Makan Bergizi Gratis akan memberikan manfaat ganda, yaitu meningkatkan gizi anak-anak dan mendukung perekonomian nelayan lokal.
"Kita punya banyak ikan lokal yang bergizi tinggi di Sungai Kahayan. Pemanfaatan ikan lokal ini dalam program Makan Bergizi Gratis akan sangat bermanfaat bagi anak-anak kita," ujar Jati Asmoro, Rabu 12 Februari 2026.
Lebih lanjut, Jati Asmoro mengatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis harus dirancang sedemikian rupa agar menu yang disajikan bervariasi dan menarik bagi anak-anak. Ia juga mendorong agar pemerintah daerah dapat memberikan pelatihan kepada juru masak agar dapat mengolah ikan lokal menjadi hidangan yang lezat dan bergizi.
"Menu Makan Bergizi Gratis harus bervariasi dan menarik agar anak-anak tidak bosan. Kita juga perlu berikan pelatihan kepada juru masak agar bisa mengolah ikan lokal menjadi hidangan yang lezat dan bergizi," jelasnya.
Jati Asmoro berharap, dengan adanya pemanfaatan ikan lokal dalam program Makan Bergizi Gratis, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan ikan Sungai Kahayan.
Ia juga mengajak, seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kelestarian Sungai Kahayan agar ikan-ikan lokal tetap dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
"Dengan memanfaatkan kekayaan lokal dalam program Makan Bergizi Gratis, diharapkan dapat menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan cinta terhadap lingkungan," pungkasnya. (MARINI/y)









