PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya  - Menjamurnya toko online di era digitalisasi saat ini memberikan tantangan tersendiri bagi pasar tradisional. Wakil Ketua II DPRD Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, mendorong agar Pasar Citra di Kota Palangka Raya dapat dihidupkan kembali dan mampu bersaing dengan toko online yang semakin digemari masyarakat.

Nenie menyampaikan bahwa Pasar Citra memiliki potensi besar untuk menjadi pusat perbelanjaan yang ramai dikunjungi, asalkan dilakukan revitalisasi dan penataan yang baik. Ia melihat bahwa pasar tradisional memiliki keunggulan tersendiri, yaitu interaksi langsung antara penjual dan pembeli serta keberagaman produk lokal yang tidak bisa ditemukan di toko online.

"Pasar Citra ini punya potensi besar, tapi memang perlu sentuhan revitalisasi agar lebih menarik dan nyaman bagi pengunjung," ujar Nenie Adriati, Rabu, 12 Februari 2026.

Lebih lanjut, Nenie menjelaskan bahwa revitalisasi Pasar Citra tidak hanya sekadar memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas pelayanan, penataan pedagang, dan promosi yang gencar. 

Ia juga mendorong, agar pedagang di Pasar Citra dapat memanfaatkan teknologi digital untuk memasarkan produk mereka secara online.

"Kita harus bantu pedagang untuk melek teknologi. Mereka bisa memanfaatkan media sosial atau platform e-commerce untuk menjangkau pasar yang lebih luas," jelasnya.

Nenie berharap, dengan adanya revitalisasi dan dukungan dari berbagai pihak, Pasar Citra dapat kembali menjadi pusat perbelanjaan yang ramai dan menjadi kebanggaan masyarakat Kota Palangka Raya. 

Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih memilih berbelanja di pasar tradisional, karena selain mendukung perekonomian lokal, juga dapat melestarikan budaya dan tradisi.

Dengan menghidupkan kembali Pasar Citra, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Kota Palangka Raya dan meningkatkan kesejahteraan para pedagang tradisional. 

"Pasar yang bersih, nyaman, dan modern akan menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk berbelanja dan menghidupkan kembali denyut nadi perekonomian lokal," pungkasnya. (MARINI/y)