BORNEONEWS, Sampit – Anggota DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Daerah Pemilihan V Hendra Sia mengapresiasi pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1015/Sampit yang digelar di Kecamatan Telaga Antang. Menurutnya, kehadiran TMMD sangat strategis untuk membuka akses wilayah yang selama ini terkendala kondisi geografis dan keterbatasan infrastruktur.
"Saya mengapresiasi adanya kegiatan TMMD di Desa Batu Agung, Desa Tribuana, dan Desa Bukit Indah. Dengan adanya TMMD tentu membuka akses baru bagi masyarakat yang wilayahnya luas dan infrastrukturnya masih kurang," ujar Hendra Sia, Kamis, 12 Februari 2026.
Ia berharap hasil pembangunan, khususnya jalan desa yang dibuka dan diperbaiki melalui TMMD, dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat dan pemerintah desa.
"Kita berharap dengan masuknya kegiatan TMMD, jalan itu benar-benar dimanfaatkan dan dirawat, jangan sampai terbengkalai sehingga kegiatan TMMD menjadi sia-sia," katanya.
Sebagai informasi, TMMD ke-127 Kodim 1015/Sampit dilaksanakan di Desa Bukit Indah, Desa Tribuana, dan Desa Batu Agung, Kecamatan Telaga Antang. Kegiatan ini berlangsung selama satu bulan, mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026.
Program TMMD tersebut didukung oleh anggaran dari Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur sebesar Rp2 miliar, serta DIPA Satker Daerah Bidang Bakti TNI Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp486.500.000.
Adapun sasaran fisik TMMD meliputi penimbunan jalan di Desa Batu Agung sepanjang 230 meter, penimbunan jalan di Desa Bukit Indah sepanjang 240 meter, penimbunan Jalan Desa Bukit Indah sepanjang 300 meter, serta penimbunan Jalan Desa Bukit Indah sepanjang 1.734 meter. Selain itu, dilakukan pembangunan siring jalan sepanjang 325 meter di sisi kiri dan kanan, pembuatan siring box, rehabilitasi jembatan kayu kelas I di Desa Bukit Indah, serta rehabilitasi jembatan kayu kelas I di Desa Tribuana.
Sasaran fisik tambahan juga cukup beragam, antara lain pembuatan 5 unit sumur bor, rehabilitasi 5 unit rumah tidak layak huni (RTLH), rehabilitasi 1 unit MCK, pembangunan 4 unit MCK, pembuatan 1 unit tempat wudhu mushola, serta rehabilitasi 1 unit gereja.
Di bidang ketahanan pangan, TMMD ke-127 juga mencakup pemberian 2 kolam, 1.000 bibit ikan, serta penanaman 100 bibit sayur dan buah. Program lainnya meliputi normalisasi sungai, penurunan angka stunting melalui pemberian 100 paket, penghijauan dengan penanaman 100 bibit pohon keras, serta pembersihan lingkungan fasilitas sosial dan fasilitas umum.
Selain sasaran fisik, TMMD juga menyasar kegiatan nonfisik berupa penyuluhan dan sosialisasi, antara lain wawasan kebangsaan, bela negara, rekrutmen TNI AD, anti narkoba dan judi online, kamtibmas, serta edukasi bijak dalam penggunaan media sosial.
Kegiatan bakti sosial turut menjadi bagian penting TMMD ke-127, meliputi pemberian sembako, pelayanan pengobatan gratis, sunat massal, pelatihan UMKM, imunisasi dan posyandu, serta pemasangan alat kontrasepsi. (DEWI PATMALASARI/y)









