BORNEONEWS, Sampit – Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Kabupaten Kotawaringin Timur Alang Arianto mengungkapkan lima program strategis nasional yang menjadi acuan pemerintah daerah dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027.
“Lima program strategis nasional ini menjadi salah satu pedoman utama bagi kita dalam menyusun rancangan awal RKPD Kabupaten Kotawaringin Timur,” ujarnya, Kamis, 12 Februari 2026.
Itu ia ungkapkan saat pemaparan di konsultasi publik rancangan awal RKPD tahun 2027 di Aula Sei Mentaya Bapperida Kotim, Jalan Jenderal Sudirman Sampit.
Ia memaparkan program strategis nasional pertama adalah penanggulangan kemiskinan, yang mencakup kegiatan optimalisasi pelaksanaan pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem.
"Selain itu, penanggulangan kemiskinan juga terkait penyelenggaraan sekolah rakyat, serta pembangunan tiga juta rumah, " ucapnya.
Selanjutnya, program prioritas kedua adalah ketahanan pangan. Salah satu mewujudkan program itu, upaya akan melakukan dilakukan adalah pengadaan dan pengelolaan gabah dan beras dalam negeri, serta penyaluran cadangan beras pemerintah.
"Ketiga terkait kesehatan untuk semua, dengan fokus pada jaminan kesehatan nasional dan penyediaan makanan bergizi gratis bagi masyarakat," terangnya.
Program strategis nasional keempat adalah perluasan akses pendidikan. Upaya yang dilakukan melalui pembangunan dan revitalisasi pendidikan dasar dan menengah.
Terakhir, program kelima adalah pertumbuhan ekonomi yang meliputi kegiatan pengendalian inflasi, percepatan pembentukan koperasi desa dan kelurahan Merah Putih, serta kemudahan perizinan di daerah.
"Dengan mengacu pada kelima program strategis nasional ini, kita berharap mampu mendorong kemajuan dan kemakmuran Kabupaten Kotawaringin Timur secara berkelanjutan sesuai arahan pemerintah pusat, " harapnya. (DEVIANA/y)









