BORNEONEWS, Palangka Raya - Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Olahraga, dan Pemuda (Disparbudpora) Kota Palangka Raya melakukan kegiatan pemasangan papan informasi cagar budaya.
"Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi yang jelas terkait dengan warisan budaya lokal kepada masyarakat dan pengunjung," ungkap Kepala Disparbudpora Palangka Raya Iin Hendrayati Idris, Kamis, 12 Februari 2026.
Iin menyampaikan bahwa pemasangan papan informasi dilakukan di empat titik cagar budaya yang memiliki nilai sejarah dan budaya penting bagi kota Palangka Raya.
Setiap papan informasi dirancang untuk menjelaskan latar belakang, fungsi, serta makna budaya dari setiap lokasi yang menjadi sasaran.
Salah satu titik yang menjadi lokasi pemasangan adalah Rumah Demetrius Runjan yang berlokasi di Kelurahan Tangkiling. Tempat ini memiliki hubungan erat dengan tokoh penting dalam sejarah Palangka Raya dan menjadi saksi bisu perkembangan wilayah tersebut dari masa ke masa.
Selanjutnya, di Kelurahan Tangkiling juga terdapat Rumah Tradisional Tugu Tuah yang menjadi salah satu sasaran pemasangan papan informasi. Rumah tradisional ini merupakan bagian dari kekayaan budaya masyarakat lokal yang mencerminkan filosofi dan cara hidup nenek moyang.
Titik ketiga berada di Kelurahan Sei Gohong dengan objek Rumah Tradisional Sei Gohong. Lokasi ini menjadi representasi budaya khas masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan Sungai Gohong, dengan ciri khas arsitektur dan fungsi yang khas.
Papan informasi juga dipasang di Jihi Sandung Bawi Kuwu yang terletak di Kelurahan Mungku Baru. Tempat ini memiliki makna budaya yang mendalam bagi masyarakat setempat dan diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi mereka yang ingin mempelajari lebih dalam tentang budaya daerah Kalimantan Tengah.
"Pemasangan papan informasi ini agar para pengunjung bisa mengetahui informasi terkait cagar budaya yang ada di Palangka Raya," pungkasnya. (PATHUR/Y)









