PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanketpang) Kota Palangka Raya mengadakan kegiatan Rembug Madya Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA).

Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun strategi pengembangan dan memperkuat peran KTNA sebagai kekuatan utama dalam mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan di kota.

Kegiatan Rembug Madya KTNA dilaksanakan di Kelurahan Habaring Hurung, tepatnya di lokasi Surung Danum.

Kepala Distanketpang Palangka Raya Sugiyanto menyampaikan bahwa dalam kegiatan tersebut banyak ide dan gagasan strategis yang disampaikan untuk memperkuat peran KTNA ke depan.

"Beberapa poin utama yang menjadi fokus perbaikan adalah penyusunan perencanaan yang lebih matang untuk masing-masing KTNA kecamatan," katanya, Kamis, 12 Februari 2026.

Selain itu, dibahas juga tentang penguatan pendanaan bagi KTNA kecamatan yang akan diatur berbasis prestasi dan komoditas unggulan produksi masing-masing wilayah. Tidak hanya itu, diperhatikan pula pentingnya penguatan kelembagaan melalui koordinasi rutin antar anggota dan konsolidasi organisasi untuk meningkatkan sinergi kerja.

Perhatian dalam diskusi tidak hanya fokus pada sektor pertanian, tetapi juga diperluas untuk memperkuat sektor nelayan sebagai bagian integral dari KTNA.

Selain itu, juga direncanakan pengembangan kemandirian KTNA melalui sistem iuran anggota dan pembentukan usaha bersama produktif yang dapat meningkatkan pendapatan kelompok.

Diskusi juga menekankan sejumlah poin krusial lainnya, antara lain pentingnya program regenerasi petani, peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), pembenahan akses pasar bagi produk hasil pertanian dan perikanan, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi pertanian.

"Semua upaya ini bertujuan untuk mendorong KTNA menjadi lebih maju, mandiri, dan memiliki daya saing yang tinggi," pungkasnya. (PATHUR/j)