BORNEONEWS, Tamiang Layang - Pemerintah Kabupaten Barito Timur kembali menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam), di Patangkep Tutui, Kamis, 12 Februari 2026.
Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat desa dalam menyusun rencana pembangunan daerah tahun 2027.
Musrenbangcam dibuka oleh Staf Ahli Bupati Barito Timur, Osa Awatanu, yang hadir mewakili Bupati M. Yamin. Kegiatan tersebut turut dihadiri para kepala perangkat daerah, unsur Forkopimcam, kepala desa, serta anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Patangkep Tutui.
Camat Patangkep Tutui, Simon Stevin Oktavianus, menegaskan bahwa Musrenbangcam memiliki peran penting dalam menyelaraskan kebutuhan masyarakat desa dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
“Musrenbangcam ini menjadi wadah untuk menyatukan aspirasi masyarakat agar sejalan dengan program pembangunan Kabupaten Barito Timur,” ujarnya.
Simon memaparkan, setiap desa mengajukan lima usulan prioritas. Dengan jumlah 10 desa di wilayah Patangkep Tutui, total terkumpul 50 usulan utama yang dibahas dalam forum tersebut.
“Mayoritas usulan masih didominasi peningkatan infrastruktur jalan dan pembangunan jembatan yang dinilai mendesak untuk menunjang konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat,” terangnya.
Simon berharap seluruh usulan yang telah dirumuskan dapat terakomodir dalam program pembangunan daerah tahun 2027 sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Musrenbangcam berlangsung lancar dan dipimpin langsung oleh Kepala Bappelitbangda Barito Timur, Franz Sila Utama. Dalam forum itu, setiap organisasi perangkat daerah yang menjadi tujuan usulan desa diberikan kesempatan untuk menyampaikan tanggapan sekaligus menerima masukan dari peserta.
Melalui Musrenbangcam ini, Pemkab Barito Timur menargetkan perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran, partisipatif, dan selaras dengan kebutuhan riil masyarakat di Patangkep Tutui. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)









