BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparbudpora) Kota Palangka Raya mendorong modernisasi batik khas Kalimantan Tengah, Benang Bintik, melalui pengembangan busana ready-to-wear agar lebih relevan dengan gaya hidup masyarakat masa kini.
Kepala Disparbudpora Kota Palangka Raya, Hj Iin Hendrayati Idris, menilai langkah tersebut sebagai strategi kreatif untuk mengembangkan industri desain fashion daerah tanpa meninggalkan nilai budaya yang terkandung di dalamnya.
Menurut Iin, modernisasi dilakukan bukan untuk menghilangkan identitas batik tradisional, melainkan menjadikannya lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Kita ingin batik Benang Bintik tidak hanya dikenakan pada acara seremonial, tetapi juga menjadi pilihan busana harian yang nyaman dan menarik,” ujarnya, Kamis, 12 Februari 2026.
Ia menjelaskan, batik Benang Bintik memiliki filosofi mendalam yang merepresentasikan kekayaan alam dan nilai kehidupan masyarakat Kalimantan Tengah. Karena itu, dalam setiap proses pengembangan desain, unsur budaya tetap dipertahankan sebagai ciri khas utama.
“Benang Bintik tidak boleh berhenti sebagai simbol masa lalu. Ia harus hadir dan dipakai dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Iin.
Pengembangan busana siap pakai berbahan batik Benang Bintik, lanjutnya, menjadi langkah penting untuk mendorong pertumbuhan industri kreatif lokal. Program ini diharapkan membuka peluang kerja bagi perancang busana, pengrajin batik, hingga pelaku usaha pendukung lainnya.
Sebagai bentuk dukungan, Disparbudpora Kota Palangka Raya telah melakukan berbagai upaya, mulai dari pelatihan desain bagi pengrajin batik lokal, penyelenggaraan pameran produk, hingga kerja sama dengan pelaku industri fashion untuk memperluas promosi Benang Bintik ke pasar nasional dan internasional.
Iin berharap, melalui modernisasi ini, batik Benang Bintik semakin dikenal dan dicintai lintas generasi, sekaligus menjadi ikon budaya Kalimantan Tengah yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami akan terus mendukung setiap upaya yang dapat meningkatkan nilai dan daya tarik batik khas Kalimantan Tengah,” pungkasnya. (MARINI/j)









