PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah daerah bersama DPRD Palangka Raya menetapkan pembangunan Kecamatan Bukit Batu pada tahun 2026 akan difokuskan pada peningkatan infrastruktur serta pengembangan kawasan wisata.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua II DPRD Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, yang menilai dua sektor tersebut menjadi kunci dalam meningkatkan aksesibilitas wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Nenie menjelaskan, pembangunan infrastruktur menjadi fondasi utama untuk menunjang berbagai sektor pembangunan, termasuk pariwisata, di Kecamatan Bukit Batu.

“Bukit Batu memiliki potensi wisata alam yang besar. Salah satunya adalah objek wisata Surung Danum yang diresmikan pada pertengahan Februari tahun lalu dan akan terus dikembangkan,” ujar Nenie, Kamis, 12 Februari 2026.

Ia menyebutkan, pengembangan Surung Danum direncanakan mencakup fasilitas susur sungai yang dipadukan dengan kawasan pertanian buah, sehingga dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan.

Menurut Nenie, pengembangan kawasan wisata di Bukit Batu akan dilakukan dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan melibatkan masyarakat setempat secara aktif.

Ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan berupa pendampingan pengelolaan destinasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kemudahan perizinan bagi pengelola wisata, baik yang dikelola pemerintah maupun masyarakat.

Sebagai Wakil Ketua II DPRD Palangka Raya, Nenie menegaskan komitmennya untuk menjadi penghubung antara aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah daerah agar pembangunan berjalan sesuai kebutuhan warga.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar program pembangunan dapat terlaksana secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kecamatan Bukit Batu. 

“Dengan fokus pada infrastruktur dan pariwisata, kami berharap Bukit Batu dapat berkembang menjadi kawasan yang lebih maju, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (MARINI/j)