BORNEONEWS, Palangka Raya - Menteri Pertanian RI DR. H.Amran Sulaiman memberikan bantuan khusus kepada Gubernur Kalimantan Tengah sebanyak sembilan alat berat exavator yang nantinya digunakan untuk percepatan pekerjaan para kelompok tani dan pertanian masyarakat di sejumlah daerah di Kalteng.
Alat berat tersebut dalam dua minggu ke depan akan dikirim ke Kalteng. Gubernur untuk melihat lebih jauh nantinya membagi keperluan tersebut untuk masyarakat pertanian agar cepat melakukan pekerjaaanya serta meraih hasil yang diinginkan untuk Indonesia kuat dalam swasembada pangan.
"Kapuas ini nantinya jadi target untuk menjadi ekspor beras, serta sejumlah daerah lainya untuk menjadikan swasembada pangan. Saya melihat semangat Pak Gubernur muda ini sangat menginginkan peningkatan perekonomian dan pembangunan di Kalteng, salah satunya pangan dan pertanian, saya akan kasih sembilan alat berat exavator untuk mempercepat dalam pertanian. Dua minggu akan datang ke Kalteng. khususnya Kapuas ini, tolong Pak Gubernur untuk di fokuskan dan dipantau terus agar percepatan pertanian menjadi swasembada pangan tidak hanya Kalimantan, melainkan Indonesia serta akan dijadikan pengekspor ke luar negri," jelas Mentan.
"Pak Gubernur, Anda harus kerja cepat bersama kepala daerah lainya untuk pertanian di Kalteng ini. Terus dipantau, ini harus berhasil dan Kalteng menjadi perhatian di Indonesia serta nantinya hingga dunia," ucapnya.
Mendapatkan semangat tersebut, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menyatakan siap dan berterimakasih atas dipercayakan percepatan pertanian di Kalteng untuk masyarakatnya. Pihaknya akan kerja keras untuk mewujudkan keinginan masyarakat Indonesia, khususnya Kalimantan Tengah.
"Terima kasih Pak Mentri atas semangat dan bantuannya untuk memperhatikan Kalteng. Kepada Pak Bupati, Kadis SKPD Provinsi, untuk kerja cepat. Itu sudah diberikan alat berat oleh menteri harus digunakan sebaik baiknya," kata gubernur.
Sugianto mengatakan, masyarakat pertanian juga harus kerja cepat dan kerja nyata, jangan malas-malasan untuk membangun daerah dan meningkatkan perekonomian. Ini sudah ada jalannya, segera kita berlari untuk mengejar percepatan pertanian kita. Hidup petani, hidup masyarakat Kalteng, hidup untuk Indonesia," seru Gubernur yang disambut aplaus ratusan masyarakat dan kelompok tani pada kegiatan penanaman padi perdana oleh Menteri Pertanian, di Kapuas, Jumat (16/12/2016).
Dalam kesempatan itu juga berlangsung dialog Menteri Pertanian bersama ratusan warga petani untuk pertanian di wilayahnya.
Seorang warga, Sutrisno, menyampaikan, ia bersama warga mengalami kendala apabila air pasang sehingga berdampak pada tanaman padi dan pangan lainya yang mereka tanam. Ia juga minta agar dibuatkan jalan untuk membantu pengangkutan hasil pangan mereka nantinya.
"Gini Pak, masalah itu sudah ada yang mengurusnya. Nanti masukan itu juga akan saya sampaikan kepada Kementerian PUPR. Nah saat ini yang harus dilakukan adalah jangan malas, jangan kita terus menunggu bantuan. Saat ini kita harus melek, kerja, kerja dan terus melakukan motivasi dalam beraktifitas. Bantuan itu akan datang dan sudah dipikirkan oleh kami serta pemda," ucap Mentan. (WAHYUDI HENDRA/m)








