BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Untuk menyerap aspirasi masyarakat, pasangan bupati dan wakil bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Hj. Nurhidayah dan Ahmadi Riansyah kini semakin gencar menyambangi warga masyarakat hingga ke pelosok desa (besesurup). Pasangan dengan Jargon Nurani ini secara simultan mendatangi desa dan kelurahan di Kabupaten Kotawaringin Barat.
Kegiatan besesurup ini sebenarnya lebih pada keinginan melihat langsung dan mendengar serta menyerap aspirasi sekaligus meminta doa restu dari para pendukungnya. Kegiatan besesurup ini sebenarnya sejak lama sudah dilakukan duet Nurani, semasa masih menjabat sebagai legislator di DPRD Kabupaten Kobar. Kini kegiatan besesurup lebih fokus menggali kebutuhan masyarakat pelosok desa yang belum diperhatikan pemerintah.
"Menyambangi warga, bertatap langsung dan mendengarkan secara langsung keluhan masyarakat yang akan menjadi pekerjaan rumah bagi kami kedepannya," kata Nurhidayah saat menyambangi warga Desa Aminjaya bersama tim sukses, Jumat (15/12/2016).
Selain di Desa Aminjaya, sebelumnya Nurhidayah juga menyambangi warga di Kelurahan Baru dan Madurejo, ia banyak sekali mendapat aspirasi mengenai infrastruktur jalan, persoalan pertanian hingga ke masalah pendidikan.
Menurut Nurhidayah persoalan tersebut adalah masalah klasik yang ada di pemerintah daerah, namun sebenarnya solusi permasalahan ini adalah sinergitas kebijakan antara pemprov dan pemkab. Oleh sebab itu dengan sinergitas antara pemprov dan pemkab, serta dukungan dari koalisi besar di DPRD serta dua anggota DPR-RI serta DPD RI maka pasangan Nurani akan mampu menyelesaikan masalah yang disampaikan masyarakat.
Keyakinan tersebut berdasarkan adanya dukungan penuh dari Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran, maka keharmonisan antar pemangku kebijakan dapat berjalan dengan baik.
"Pasangan Nurani dengan dukungan ini akan melakukan pemerataan pembangunan yang akan kita mulai dari desa, inilah keinginan kami ketika secara langsung mendengar aspirasi dari masyarakat bahkan kami sudah menyambangi warga hingga pelosok desa," tegas Nurhidayah.
Sementara itu, dukungan warga Kabupaten Kotawaringin Barat terus mengalir kepada pasangan Nurani, hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya warga yang hadir dalam setiap kampanye terbatas serta dalam kegiatan blusukan. Nurhidayah yang merupakan satu-satunya calon bupati dari keterwakilan perempuan ini semakin digandrungi oleh ibu-ibu.
"Alhamdulilah sambutan dan dukungan luar biasa dan ini menjadi sinyal positif bagi nurani," harap Nurhidayah.
Sementara itu, dalam Kampanye terbatas, di Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan, Kamis (14/12/2016) malam, Nurhidayah memaparkan rencana untuk membangun slap beton di sepanjang bantaran Sungai Arut yang ke depannya. Menurutnya dengan membangun water front city sepanjang sembilan kilometer dari ujung Mendawai Seberang hingga ujung Raja Seberang dengan slap beton selebar 15 meter maka ke depannya dengan pembangunan water front city secara tidak langsung akan menarik sektor-sektor yang selama ini tidak tergarap seperti pariwisata. Sekaligus warga dapat memanfaatkannya untuk usaha semisal kuliner khas Kotawaringin Barat sehingga perekonomian di kawasan bantaran Sungai Arut dapat terangkat.
Ia juga mengatakan, kedepannya Nurani akan lebih mendorong dengan membantu masyarakat untuk mendapatkan baju seragam sekolah secara gratis bagi murid yang akan masuk ke SD dan SLTP.
"Kalau pemerintah daerah dan DPRD serta masyarakat kompak, maka Kabupaten Kotawaringin Barat akan sejahtera," ujar Nurhidayah. (KOKO SULISTYO/m)








