BORNEONEWS, Palangka Raya – Kodam XXII/Tambun Bungai menggelar pelaksanaan Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi Polisi Militer TNI Tahun 2026 di Lapangan Upacara Makodam XXII/TB, Kota Palangka Raya, Jumat, 13 Februari 2026.
Kegiatan yang mengusung tema “TNI Prima, Taat Hukum, Berdaulat, Indonesia Maju” dipimpin oleh Kapoksahli Kodam XXII/TB Brigjen TNI Budhi Utomo selaku Inspektur Upacara.
Dalam amanat Panglima TNI yang ia bacakan, ditegaskan bahwa kedua operasi tersebut merupakan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan disiplin, kepatuhan hukum, dan profesionalisme prajurit serta PNS TNI.
Berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya, tercatat penurunan angka pelanggaran yang menjadi indikator positif, namun tetap perlu diimbangi dengan pembinaan, pengawasan, dan penegakan hukum yang konsisten serta profesional.
Brigjen TNI Budhi Utomo juga menekankan pentingnya modernisasi sarana dan prasarana, peningkatan kemampuan prajurit Polisi Militer dalam menangani tantangan kejahatan siber, serta sinergi dengan aparat penegak hukum untuk menghindari gesekan di lapangan.
"Melalui operasi ini, Kodam XXII/Tambun Bungai menegaskan komitmen menjaga disiplin, integritas, dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI," katanya,
Turut menghadiri acara tersebut unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah, pejabat utama Kodam XXII/TB, serta tamu undangan lainnya. Apel gelar pasukan diikuti oleh 6 Satuan Tempur (SST) pasukan TNI gabungan, 1 SST Brimob Polda Kalteng, 1 SST Satlantas Polda Kalteng, dan 1 SST Personel Dishub Kalteng.
Kegiatan ditutup dengan pemeriksaan pasukan dan pemasangan tanda operasi kepada perwakilan peserta sebagai simbol dimulainya operasi. (PATHUR/H)




