BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pelaksana Tugas Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) meminta Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) dan Badan Lingkungan Hidup (BLH), meneliti kematian ikan keramba milik petani keramba ikan yang sering mati beberapa waktu lalu.

"Agar tidak terjadi setiap waktu, kematian ikan keramba harus disikapi serius oleh dinas terkait, khususnya DKP dan BLH," ucap Nurul Edy, di Pangkalan Bun, Jumat (16/12/2016).

Menurutnya, kemungkinan kondisi air karena pencemaran membuat banyak endapan racun sehingga berpengaruh pada budidaya ikan keramba. Dirinya berharap, agar DKP dapat memfungsikan serta merehabilitasi keberadaan sarana dan prasarana pembibitan khusus benih ikan guna dapat membantu penyediaan bibit ikan.

"Saya minta DKP Fokus menangani masalah ini, dengan mengoprasionalkan balai benih ikan yang ada," ungkapnya.

Ia juga meminta BLH segera melakukan pemeriksaan laboratorium pada air sungai, sehingga dapat diketahui kelayakan air tersebut.(FAHRUDDIN FITRIYA/N).