SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Kotawaringin Timur menggelar kegiatan anjangsana ke sejumlah wartawan senior di Sampit, Jumat, 13 Februari 2026.

"HPN bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga saat yang tepat untuk mengenang jasa dan perjuangan para senior. Mereka bagian dari sejarah pers di Kotim dan banyak nilai perjuangan yang patut kami teladani," kata Ketua PWI Kotim Siti Fauziah.

Selain mempererat silaturahmi, kunjungan tersebut menjadi ruang berbagi cerita dan pengalaman tentang dinamika pers dari masa ke masa, termasuk tantangan yang pernah dihadapi para wartawan senior.

Selain itu, pengurus PWI Kotim juga menyerahkan bingkisan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para wartawan senior.

Suasana pertemuan penuh keakraban, diselingi canda ringan hingga obrolan serius yang mengenang perjalanan panjang dunia jurnalistik di daerah.

Siti Fauziah menegaskan, di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan media digital, wartawan dituntut untuk semakin profesional serta konsisten menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.

"Nilai integritas, idealisme, dan semangat juang yang diwariskan para senior harus terus kita rawat. Dengan semangat HPN, kami berharap pers semakin kokoh menjalankan perannya sebagai penyampai kebenaran dan kontrol sosial," ujarnya.

Momen haru terasa ketika bingkisan diserahkan secara simbolis kepada para wartawan senior. Raut wajah mereka mencerminkan rasa bangga dan penghargaan atas perhatian yang diberikan oleh generasi penerus.

Salah satu wartawan senior yang dikunjungi yakni Ketua PWI Kotim periode 2007–2010 Pariyanto Marman. Ia menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut.

Dirinya berharap peringatan HPN dapat menjadi pemacu semangat bagi wartawan untuk terus meningkatkan kualitas karya jurnalistik. 

"Semoga dengan peringatan hari pers nasional, wartawan terus meningkatkan kualitasnya di tengah derasnya arus informasi tidak saja dari media mainstream tapi juga dari platform digital dan media sosial," katanya. 

Sementara itu, wartawan senior lainnya Joni Abdi tampak terharu atas perhatian PWI Kotim. Hal serupa disampaikan Arbit Safari, yang berharap PWI Kotim semakin solid dan berjaya ke depan. (DEWI PATMALASARI/R)