BORNEONEWS, Palangka Raya – DPRD Kota Palangka Raya menegaskan pentingnya penguatan kualitas produk, keamanan pangan, dan branding bagi UMKM kuliner lokal agar mampu bersaing dengan produk makanan impor yang kian marak di pasaran.
Anggota DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery, mengatakan persaingan di sektor kuliner saat ini semakin ketat. Karena itu, pelaku UMKM lokal dituntut untuk berinovasi dan meningkatkan standar usahanya agar tetap bertahan dan berkembang.
“Persaingan dunia kuliner semakin keras. UMKM lokal harus memiliki strategi yang tepat agar tidak hanya bertahan, tetapi juga bisa unggul dibandingkan produk impor,” ujar Khemal Nasery, Sabtu, 14 Februari 2026.
Ia menekankan, kualitas produk menjadi faktor utama yang menentukan daya saing UMKM. Menurutnya, cita rasa yang konsisten, otentik, serta penggunaan bahan baku segar dan berkualitas akan menjadi nilai tambah di mata konsumen.
“Rasa yang khas dan kualitas bahan harus dijaga. Ini yang membuat konsumen kembali membeli produk lokal,” katanya.
Selain kualitas, Khemal juga menyoroti pentingnya penerapan standar keamanan pangan. Ia menilai konsumen saat ini semakin sadar akan aspek kesehatan, sehingga pelaku UMKM harus memastikan proses produksi dilakukan secara higienis dan aman.
“Keamanan pangan tidak bisa ditawar. Produk harus diolah dengan standar kebersihan yang baik agar konsumen merasa aman,” jelasnya.
Tak kalah penting, Khemal mendorong UMKM untuk memperkuat branding agar memiliki identitas yang jelas dan mudah dikenali. Branding yang baik dinilai dapat membantu produk lokal tampil lebih menarik dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Dengan branding yang tepat, UMKM bisa membangun citra dan kepercayaan konsumen,” katanya.
Ia juga mengimbau Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya untuk terus memberikan dukungan berkelanjutan kepada UMKM kuliner lokal, baik melalui pelatihan, bantuan permodalan, maupun promosi produk.
“Dukungan pemerintah sangat dibutuhkan agar UMKM kuliner lokal bisa berkembang dan bersaing, tidak hanya di pasar lokal, tetapi juga di tingkat nasional bahkan global,” pungkasnya. (MARINI/j)









