KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Banjarmasin - Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang pemuda bernama Alfiannoor (20), warga Desa Simpang 3, yang dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di Sungai Mataraman, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar pada Sabtu, 14 Februari 2026.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut bermula saat korban memancing bersama rekannya pada malam hari sekitar pukul 19.00 WITA. Rekan korban sempat melihat Alfiannoor berlari di pinggiran sungai sebelum akhirnya hilang dari pandangan. Sejak saat itu korban tidak kembali dan diduga jatuh ke sungai.

Pihak keluarga bersama warga setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi kejadian. Namun hingga laporan diteruskan ke pihak berwenang, korban belum berhasil ditemukan.

Menindaklanjuti laporan dari aparat desa, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin langsung mengerahkan satu tim rescue beranggotakan lima personel menuju lokasi kejadian. Tim diberangkatkan menggunakan kendaraan rescue dengan membawa peralatan lengkap untuk operasi pencarian dan pertolongan.

"Tim difokuskan melakukan penyisiran di titik koordinat yang diduga menjadi lokasi jatuhnya korban," ungkap Kepala Kantor SAR Banjarmasin selaku SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana.

Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD Kabupaten Banjar, Polsek Mataraman, TRT Tapin, Damkar Kabupaten Banjar, Amandit Rescue, serta masyarakat setempat. Sinergi antarinstansi dilakukan untuk memperluas area pencarian di sepanjang aliran sungai.

Dalam operasi tersebut, tim mengerahkan perahu karet (rubber boat), peralatan water rescue, dua set alat selam, serta perangkat komunikasi lapangan. Dengan dukungan cuaca yang terpantau cerah, tim SAR gabungan terus berupaya memaksimalkan pencarian hingga korban dapat ditemukan. (SABRIANOOR/j)