BORNEONEWS, Kuala Kurun - Bupati Gunung Mas Jaya S Monong menyampaikan sejumlah pesan kepada damang kepala adat yang baru saja dilantik.
"Ada beberapa hal penting yg ingin saya sampaikan, pertama yakni untuk camat/ketua DAD kecamatan, damang kepala adat, lurah, kepala desa, mantir adat kecamatan, dan mantir adat kelurahan dan Desa agar saling berkoordinasi, bersinergi dan berkolaborasi dalam melaksanakan tugas melayani masyarakat adat," ujar Jaya, Sabtu, 14 Februari 2026.
Kemudian, Jaya meminta agar memperhatikan kondisi akhir-akhir ini, konflik masyarakat adat semakin meningkat baik konflik dalam rumah tangga maupun konflik/sengketa tanah adat.
Sehingga kepada para damang, dan mantir adat agar melayani masyarakat adat dengan baik dengan selalu berpedoman pada ketentuan dan peraturan yang berlaku serta mengutamakan azas musyawarah mufakat dan kekeluargaan.
Lalu, kepada damang kepala adat terpilih untuk segera melakukan serah terima jabatan beserta aset-aset kedamangan. Sedangkan untuk damang yang telah berakhir masa tugasnya, diucapkan terima kasih atas pengabdian dan dedikasinya terhadap lembaga adat Dayak.
Dijelaskan, lembaga kedamangan adalah lembaga yang diharapkan selalu bersinergi dengan pemerintah dan lembaga terkait dalam rangka mewujudkan ketentraman dan ketertiban berbasis kearifan lokal.
Tujuannya dalam mewujudkan jati diri, harkat dan martabat masyarakat Dayak melalui semboyan belom bahadat dan bijak dalam mengambil keputusan-keputusan yang berhubungan hukum adat istiadat yang berlaku, sehingga tercipta kedamaian dan ketentraman di lingkungan masyarakat, keluarga, pemerintah, bangsa dan negara pada umumnya. (RISKA YULYANA/j)









