BORNEONEWS, Banjarmasin - Arus lalu lintas menuju kawasan Masjid Raya Jami dilaporkan padat merayap pada Sabtu sore, 14 Februari 2026, sekitar pukul 16.00 WITA. Kepadatan terjadi menjelang pelaksanaan Puncak Haul ke-6 KH Ahmad Zuhdian Noor atau Guru Zuhdi.
Kemacetan terpantau mengular hingga arah luar kota, khususnya di kawasan Simpang 4 Belitung. Sejumlah kendaraan terjebak antrean panjang dan bergerak sangat lambat akibat membludaknya jamaah yang datang dari berbagai daerah.
Relawan setempat, Ahmad, mengimbau masyarakat yang melintas dari arah luar kota untuk mencari jalur alternatif. “Jadi dimohon yang arah ke arah luar kota bisa cari jalan alternatif lain,” ujarnya di lokasi.
Beberapa ruas jalan utama seperti Jalan Lambung Mangkurat, Jalan Sultan Adam, dan Jalan Malkon Temon dilaporkan mengalami kepadatan. Bahkan akses jalan menuju Masjid Jami telah ditutup sementara untuk kendaraan guna mengurai arus dan memberikan ruang bagi jamaah yang berjalan kaki.
Di sekitar lokasi, sejumlah lapak gratis yang menyediakan makanan dan minuman mulai tersedia bagi jamaah. Kehadiran posko dan lapak tersebut menjadi bagian dari pelayanan masyarakat dalam menyambut para peserta haul yang terus berdatangan hingga sore hari.
Puncak Haul ke-6 Guru Zuhdi dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam, 14 Februari 2026, bertepatan dengan 26 Sya’ban 1447 H, pukul 19.00 WITA atau ba’da salat Magrib berjamaah. Kegiatan dipusatkan di kawasan Kubah Guru Zuhdi, Jalan Belakang Masjid Jami, Banjarmasin.
Masyarakat umum diimbau untuk hadir dan turut menyemarakkan peringatan haul tersebut. Panitia juga mengingatkan jamaah agar menjaga ketertiban, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta memperhatikan kondisi lalu lintas sebelum berangkat menuju lokasi acara. (SABRIANOOR/J)









