BORNEONEWS, Bandung - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenpora, Shobibah Rohmah Nahrawi menginginkan Poco-Poco terus hadir di masyarakat. Sabtu (17/1/2016), ia membuka Pelatihan Senam Poco-Poco Nusantara Olahraga, di Hotel El Cavana Pasir Kaliki Bandung.

Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI) bekerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan Kemenpora itu, hadir Founder Senam Poco-poco Nusantara yang juga Sekjen FOKBI Lily Greta Karmel. Pelatihan diikuti anggota persatuan Dharma Wanita Porvinsi Jawa Barat, instruktur, dosen, mahasiswa, pegawai negeri sipil, Polri, TNI, dan masayarakat umum.

Shobibah Nahrawi didampingi Kepala Biro Humas dan Hukum Kemenpora Amar Ahmad, menyampaikan, pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan senam poco-poco. Ia berharap para instruktur senam, dan yang mengikuti pelatihan dapat mensosialisasikan olahraga di tengah masyarakat. 

"Ya, menjadi duta olahraga untuk memasyarakatkan olahraga dan memasyarakatkan olahraga, menjadikan generasi penerus menjadi sehat dan bugar, " ujar Obib sapaan akrabnya.

Senam Poco-Poco Olahraga merupakan senam yang sudah melalui riset kesehatan, cocok dan aman untuk segala usia. Yang lebih penting lagi, juga untuk mengangkat budaya Indonesia, agar tidak kalah bersaing dengan budaya dan senam dari luar.

Ketua Penyelenggara Pelatihan Kornelia Restianti menyampaikan, tujuan pelatihan untuk membudayakan senam poco-poco yang merupakan warisan dan kekayaan budaya asli Indonesia. "Senam Poco-Poco diangkat dan dikreasikan dari tarian Poco-Poco, perlu dilestarikan dan dikembangkan oleh penerus sebagai jatidiri bangsa Indonesia".

Dari pelatihan, Kornelia mengharapkan dapat melatih instruktur senam agar mahir dan paham senam poco-poco. Kepada para instruktur senam diharapkan dapat mengenalkan senam poco-poco tersebut kepada masayarakat sebagai salah satu alternatif kreasi senam yang diangkat melalui budaya. (KEMENPORA/dre/N).