JAKARTA –

BORNEONEWS, Manado — Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP Pertina) resmi menetapkan Jakarta sebagai tuan rumah IBA Asian U23 and Youth Men & Women Open Boxing Championships 2026, kejuaraan tinju bergengsi tingkat Asia yang akan digelar pada 5 April 2026.

Ketua Umum PP Pertina Hillary Brigitta Lasut menyatakan penunjukan Jakarta menjadi bukti kesiapan Indonesia kembali tampil di panggung olahraga internasional, khususnya cabang tinju amatir.

“Target kami adalah meningkatkan prestasi tinju nasional sekaligus memberi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat dan potensinya,” ujar Hillary melalui keterangan tertulis di Manado, Sabtu, 14 Februari 2026.

Menurut Hillary, terpilihnya Jakarta sebagai tuan rumah juga membawa semangat nostalgia kejayaan tinju Indonesia di masa lalu. Indonesia terakhir kali mencatat sejarah besar sebagai tuan rumah Kejuaraan Tinju Asia pada 1977, ketika dua legenda tinju nasional, Syamsul Anwar Harahap dan Benny Maniani, sukses mempersembahkan medali emas bagi Tanah Air.

Ia berharap kejuaraan Asia U23 dan Youth 2026 dapat menjadi momentum lahirnya petinju-petinju muda berprestasi yang mampu mengikuti jejak para legenda tersebut.

“U23 dan Youth adalah masa depan tinju Indonesia. Mereka memimpikan emas di level internasional, dan tugas kami adalah memfasilitasi mimpi itu agar terwujud di negeri sendiri,” katanya.

Hillary yang juga anggota DPR RI menegaskan Indonesia memiliki sumber daya, infrastruktur, serta pengalaman yang memadai untuk menyelenggarakan kejuaraan tinju berskala internasional dengan standar tinggi.

Kejuaraan ini diharapkan tidak hanya mendorong peningkatan prestasi atlet nasional, tetapi juga mempererat hubungan antarfederasi tinju di kawasan Asia melalui semangat sportivitas dan persaingan sehat di atas ring.

ANTARA