PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Tren belanja busana Muslim untuk Ramadan dan Idul Fitri 2026 mengalami pergeseran signifikan di kalangan anak muda.  Alih-alih berdesakan di pusat perbelanjaan atau toko fisik, generasi Z kini lebih memilih berburu outfit lebaran secara online. Alasannya, harga yang jauh lebih miring dan kualitas barang yang tak kalah saing.

Menurut pantauan di berbagai platform e-commerce, lonjakan penjualan busana Muslim menjelang Ramadan tahun ini didominasi oleh pembeli dari kalangan usia muda. Mereka memanfaatkan kemudahan akses internet dan berbagai promo menarik yang ditawarkan oleh online shop untuk mendapatkan tampilan terbaik di hari raya.

"Nggak perlu ribet macet-macetan atau antre di fitting room. Tinggal scroll-scroll di HP, lihat model yang kece, pesan, bayar, tunggu deh sampai barangnya datang," ujar Sarah, seorang mahasiswi di Palangka Raya yang mengaku sudah beberapa tahun terakhir selalu belanja baju lebaran secara online.

Selain kemudahan dan kepraktisan, faktor harga juga menjadi pertimbangan utama bagi anak muda dalam memilih belanja online. Dengan membandingkan harga dari berbagai toko online, mereka bisa mendapatkan busana Muslim dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan di toko fisik.

"Biasanya online shop itu banyak diskon atau promo cashback. Lumayan banget kan buat anak kos kayak aku. Uangnya bisa buat beli kue lebaran atau kasih THR ke adik," kata Rizky, seorang mahasiswa asal Palangka Raya yang sedang menempuh pendidikan di Jakarta.

Fenomena ini menunjukkan bahwa online shop telah menjadi pilihan utama bagi anak muda dalam memenuhi kebutuhan fashion, termasuk busana Muslim untuk hari raya.

Dengan harga yang kompetitif, kualitas yang terjamin, dan kemudahan akses, belanja online menjadi solusi yang cerdas dan efisien bagi generasi Z yang melek teknologi. (MARINI/H)