BORNEONEWS, Palangka Raya - Menjelang bulan suci Ramadan, anggota DPRD Palangka Raya dari Komisi II yang membidangi tugas pangan, Hap Baperdu, mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dalam memilih kurma yang akan dikonsumsi.
Ia menekankan pentingnya memperhatikan tanggal kedaluwarsa (expired date) serta kualitas produk kurma sebelum membeli.
Hap Baperdu mengatakan bahwa kurma merupakan salah satu makanan yang paling banyak dicari selama bulan Ramadan. Namun, ia mengingatkan masyarakat untuk tidak hanya terpikat dengan harga murah, tetapi juga memperhatikan faktor keamanan dan kualitas kurma.
"Jangan hanya lihat harga murah, tapi perhatikan juga tanggal kedaluwarsanya. Jangan sampai kita mengonsumsi kurma yang sudah tidak layak, karena bisa membahayakan kesehatan," ujarnya, Minggu, 15 Februari 2026.
Selain tanggal kedaluwarsa, Hap Baperdu juga mengimbau masyarakat untuk memperhatikan kualitas fisik kurma. Kurma yang berkualitas baik biasanya memiliki tekstur yang lembut, tidak berjamur, dan tidak berbau tengik.
"Pilih kurma yang warnanya cerah dan tidak kusam. Hindari kurma yang sudah berkerut atau terdapat kristal gula di permukaannya, karena itu bisa menjadi tanda bahwa kurma tersebut sudah lama disimpan," jelasnya.
Hap Baperdu juga menyarankan masyarakat untuk membeli kurma di tempat yang terpercaya, seperti supermarket atau toko yang memiliki reputasi baik. Dengan membeli di tempat yang terpercaya, masyarakat dapat lebih yakin bahwa kurma yang mereka beli aman dan berkualitas. (MARINI/H)









