PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wisata alam Danum Bahandang menjadi salah satu destinasi yang menarik perhatian wisatawan di Palangka Raya. Nama tempat ini berasal dari bahasa Dayak Ngaju yang berarti "air merah", dan memang daya tarik utama lokasi wisata ini terletak pada sungainya yang memiliki warna merah kehitaman yang khas.

Nama Danum Bahandang sendiri mencerminkan ciri khas paling menonjol dari tempat ini. Dalam budaya Dayak Ngaju, "danum" berarti air sedangkan "bahandang" berarti merah, sehingga secara harfiah nama tersebut menggambarkan kondisi sungai yang menjadi ikon wisata ini.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Olahraga dan Pemuda (Disparbudpora) Palangka Raya, Iin Hendrayati Idris, menjelaskan bahwa keunikan warna sungai di Danum Bahandang bukanlah akibat dari polusi atau pencemaran. Sebaliknya, warna tersebut berasal dari kandungan tanin alami yang ada di lokasi.

Menurut Iin, tanin tersebut berasal dari akar pohon dan tanah gambut yang terdapat di sekitar kawasan wisata.

"Ketika air yang mengandung tanin tersebut terkena cahaya matahari, akan memantulkan warna yang menyerupai teh kental. Warna yang eksotis ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung," ungkapnya Senin, 16 Februari 2026.

Pemandangan sungai merah kehitaman yang unik menjadikan Danum Bahandang sebagai magnet bagi para pencinta fotografi dan traveler yang mencari pengalaman wisata alam yang berbeda.

Banyak wisatawan yang datang untuk menangkap momen keindahan alam yang jarang ditemukan di tempat lain.

Selain keunikan warna sungainya, kawasan Danum Bahandang juga menyajikan pesona alam yang masih alami, dengan berbagai jenis tumbuhan khas rawa gambut yang menjadi bagian dari ekosistem lokal.

"Hal ini membuat destinasi wisata ini tidak hanya menarik untuk dikunjungi namun juga menjadi sarana edukasi tentang keanekaragaman hayati di Kalimantan Tengah," pungkasnya. (PATHUR/H)