BORNEONEWS, Kuala Kurun - Para pembeli yang berbelanja di pasar baru Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), mengeluhkan minimnya tempat parkir. Hingga saat ini Pemkab Gumas belum menyediakan tempat parkir yang memadai di pasar tersebut, terutama di kawasan tempat berjualan sayur. Akibatnya, masyarakat yang berbelanja terpaksa parkir di bahu jalan dan jalan pun semakin sempit.

Seorang Kuala Kurun kepada Borneonews di kawasan pasar baru, Monika, 36, menyatakan saat ini masyarakat yang hendak berbelanja di pasar baru memang kesulitan mencari tempat parkir. Untuk itu Pemkab Gumas harus memikirkan kawasan di sekitar pasar baru yang bisa dijadikan tempat parkir kendaraan.

"Saat ini kawasan jalan di sekitar pasar baru cukup padat. Terlebih jalan semakin sempit akibat kendaraan parkir di bahu jalan," kata Monika.

Menurut Monika, seharusnya di pasar baru ada tempat parkir khusus bagi kendaraan. Mengingat saat ini mulai banyak masyarakat yang berbelanja di pasar bertingkat dua tersebut. Hal itu harus menjadi perhatian serius Pemkab Gumas untuk segera menyediakan tempat parkir yang layak di kawasan pasar baru.

"Untuk menunjang kenyamanan masyarakat berbelanja di pasar baru, harus disediakan tempat parkir. Kita harapkan 2017 nanti sudah terbangun tempat parkir yang layak," terang dia.

Warga lainnya, Budi, 37, menyatakan, sangat berharap dilakukan pembangunan tempat parkir di pasar baru. Dengan demikian kawasan pasar semakin tertata dan pasar baru benar-benar menjadi pusat perbelanjaan yang layak di kabupaten bermoto Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau.

"Bila ada tempat parkir yang memadai, akan meminimalisir masyarakat parkir di bahu jalan," kata Budi.

Dia menambahkan, selain tempat parkir. Pemkab Gumas juga harus melakukan pembenahan dan penyempurnaan bangunan pasar baru bila ada kekurangan. Hal itu supaya semakin banyak masyarakat yang berminat berbelanja di pasar tersebut. (EPRA SENTOSA/m).