BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah menegaskan program revitalisasi sekolah rusak tetap menjadi prioritas nasional di tengah rencana pembangunan Sekolah Garuda.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, menyebut anggaran revitalisasi di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mencapai Rp19,7 triliun tahun lalu.
Ia menyampaikan angka tersebut jauh lebih besar dibandingkan total anggaran Sekolah Garuda yang sekitar Rp2 triliun.
"Program revitalisasi itu, lahir dari perhatian langsung Presiden setelah melihat kondisi sekolah yang memprihatinkan di lapangan," sebut dia seperti dikutip Borneonews pada Senin, 16 Februari 2026.
Selain infrastruktur fisik, pemerintah juga fokus pada pemerataan kualitas pembelajaran di berbagai daerah.
Salah satu solusi strategis yang disiapkan adalah digitalisasi melalui penggunaan smart board di kelas agar materi dari guru terbaik dapat diakses siswa di seluruh Indonesia. (HERMAWAN DP/Y)









